Bali Tribune, Sabtu 23 Juni 2018
Diposting : 3 May 2018 22:16
I Made Darna - Bali Tribune
PKK
Keterangan Gambar: 
Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta hadiri peringatan Hari Buruh Internasional di wantilan jaba Pura Lingga Bhuana, Rabu (2/5) kemarin.
BALI TRIBUNE - Kalangan pegawai kebersihan di area Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung di bawah PT Kiara Bali Harum (KBH), Rabu (2/5) kemarin, memperingati Hari Buruh Internasional atau yang dikenal dengan Mayday di wantilan jaba Pura Lingga Bhuana. Acara tersebut dihadiri Nyonya Seniasih Giri Prasta (GP) yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung.
 
Selain pegawai kebersihan, acara tersebut juga dihadiri Dirut PT KBH Putu Andika dan Kabag Perwat Wayan Puja. Peringatan Mayday diisi dengan acara ramah-tamah di kalangan pegawai kebersihan dengan kalangan direksi. Selain ramah-tamah, acara juga diisi dengan berbagai motivasi kerja yang diberikan Direksi KBH, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, serta Kabag Perwat Wayan Puja. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan santap siang bersama.
 
Direktur PT KBH Putu Andika menyatakan, acara ini digelar untuk menjalin keakraban di kalangan pegawai kebersihan. Pegawai dan direksi merupakan keluarga besar. “Kami tak ingin ada ada skat antara pegawai dan direksi KBH,” tegas Putu Andika.
 
Pada kesempatan itu, Andika meminta segenap pegawai untuk menunjukkan loyalitas dalam menjalankan tanggung jawab dalam hal ini kebersihan di lingkup Puspem Badung. Pegawai, menurutnya, ujung tombak perusahaan. Kemajuan sebuah perusahaan ditentukan oleh pegawai. Pada kesempatan itu, Putu Andika berharap semua pegawai memperoleh kesehatan sehingga mampu menjalankan tugas-tugas dnegan baik.
 
Menurutnya, momen Mayday ini bisa dijadikan ajang untuk introspeksi. Apa yang sudah dilakukan dan apa yang belum dilakukan. “Karena itu, kami minta masukan-masukan termasuk kendala-kendala yang ditemui ketika menjalankan kewajiban,” tegasnya.
 
Hal sama dikemukakan Ketua Tim penggerak PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta. Kepercayaan yang diberikan direksi kepada pegawai perlu dipertanggungjawabkan dengan baik. Hal ini, menurutnya, untuk memperoleh kepercayaan menjadi pegawai terbilang susah.
 
Untuk itu, dia meminta segenap pegawai untuk menjalankan kewajiban dengan baik dan tidak egosektoral. “Walau bukan wilayah tanggung jawab, jika memang ditemukan masih kotor, pegawai perlu membersihkannya sehingga secara keseluruhan areal puspem menjadi bersih,” katanya.
 
Pada kesempatan itu, Ny. Seniasih juga memotivasi pegawai yang dominan wanita tersebut untuk bisa memanfaatkan waktu dengan baik. Jam kerja pegawai mulai pukul 04.00 hingga 06.00 dilanjutkan sore hari.
 
Karenanya, pegawai kebersihan memiliki waktu senggang yang cukup panjang. Jika ini diisi dengan kegiatan yang sifatnya produktif, tegasnya, dapat dipastikan pegawai mampu menambah pendapatan keluarga.
 
Dicontohkan, pegawai bisa membuka toko atau warung, termasuk bisa memelihara hewan ternak.  “Manfaatkan waktu luang dengan kegiatan produktif sehingga mampu menambah pendapatan keluarga,” tegasnya.
 
Untuk menunjang kegiatan produktif ini, Ny. Seniasih menyarankan pegawai melakukan arisan bulanan di kalangan pegawai. Lewat arisan ini, pegawai bisa memperoleh pinjaman tanpa bunga untuk mendukung kegiatan-kegiatan produktif.
 
Hal senada dikemukakan Kabag Perwat Wayan Puja. Areal yang harus dibersihkan kian banyak. Saat ini sudah ada tambahan dua rumah jabatan yakni Rumjab Bupati dan Wakil Bupati. Selanjutnya akan ada lagi gedung budaya megah di area ini. “Untuk inilah, kami minta pegawai bisa menunjukkan loyalitas dalam hal menjalankan tugas-tugas kebersihan,” tegas mantan Camat Kuta Selatan tersebut.
 
Selain mendapatkan gaji minimal sesuai upah minimum kabupaten (UMK) Badung  mendekati Rp 2,5 juta per bulan, semua pegawai memperoleh tunjangan hari raya yang besarnya satu kali gaji. Pegawai kebersihan juga memperoleh tunjangan seperti BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan. Sebelum ditugaskan di area puspem, calon pegawai dilatih dulu sehingga mempunyai keterampilan dalam hal kebersihan.