Bali Tribune, Selasa 12 Desember 2017
Diposting : 16 November 2017 21:09
Djoko Moeljono - Bali Tribune
donor darah
Keterangan Gambar: 
DONOR DARAH -- Memperingati HUT ke-3 Hotel Neo+ Kuta Legian, pihak manajemen hotel tersebut menggelar kegiatan donor darah, Rabu (15/11).

BALI TRIBUNE - BERTEMPAT di Teratai Room Hotel Neo+ Kuta Legian by Aston, Rabu (15/11) pagi, puluhan pendonor dengan sukarela antre menunggu panggilan dari petugas PMI Kabupaten Badung untuk mendonorkan darahnya. Setelah terlebih dahulu mengisi form yang sudah disediakan, lanjut dilakukan verifikasi dara serta cek tensi tubuh dan pengambilan darah sample untuk mengetahui jenis golongan darah dan hemoglobin calon pendonor.

“Kegiatan donor darah ini rutin kami selenggarakan dan kali ini sengaja kami gelar untuk mengawali rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-3 Hotel Neo+ Kuta Legian by Aston. Ini juga merupakan bagian dari CSR (corporate social responsibility) kami sebagai wujud kepedulian kemanusiaan terhadap sesama, terutama yang membutuhkan transfusi darah,” ujar I Made Astika Parwata, GM Neo+ Kuta Legian, didampingi Komang Arta (Sales & Marketing Manager).

Selama 2 jam aksi peduli sosial ini digelar, diikuti sekitar 50 pendonor dari karyawan hotel setempat, perwakilan dari beberapa hotel lainnya serta kalangan media di Bali. Selama 15 menit proses pengambilan darah sebanyak 350 cc dari masing-masing pendonor, para petugas PMI terlihat dengan ramah melayani satu persatu pendonor sambil menjelaskan sejumlah manfaat positif bagi kesehatan pendonor yang rutin menyumbangkan darahnya minimal setiap 3 bulan sekali.

Setetes darah dapat menyelamatkan jiwa seseorang dan bagi tubuh manusia, fungsi keberadaan darah dirasakan sangat penting dalam menjalankan metabolisme, sehingga pasokan ketersediaan darah harus dijaga dengan baik. Darah hanya dapat diproduksi oleh tubuh manusia, karena sejauh ini belum ada teknologi secanggih apapun yang mampu memproduksi darah buatan. “Oleh karena itu, melalui kegiatan donor darah yang kali ini, kami bekerja sama dengan PMI Kabupaten Badung, semoga dapat membantu menyelamatkan nyawa sesama,” harap Astika Parwata.