Bali Tribune, Rabu 25 April 2018
Diposting : 19 June 2017 19:46
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
MENARI
Keterangan Gambar: 
MENARI - Sejumlah anak saat menunjukkan keahlian menari pada lomba tari yang digelar Yayasan Tukad Bindu (YTB) di bantaran Tukad Bindu, tepatnya di Taman Wisata Tukad Bindu Kesiman, Denpasar, Sabtu (17/6).

BALI TRIBUNE - Yayasan Tukad Bindu (YTB) bersinergi dengan Pemerintah Kota Denpasar menggelar lomba tari, Sabtu sore (17/6). Menariknya, lomba yang diikuti 133 penari anak se-Bali ini digelar di bantaran Tukad Bindu tepatnya di Taman Wisata Tukad Bindu Kesiman, Denpasar. Dimana lomba tari ini dibuka Plt. Kabid Kebudayaan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sujati ditandai pemukulan gong. Tampak Hadir dalam kesempatan ini anggota DPD RI AA. Rai Wirajaya, Lurah Kesiman, Kaling/Kadus dan Tokoh agama setempat.

Sebelum acara lomba tari dimulai, penonton disuguhi persembahan gender dari anak-anak Sekaa Gender Abian Nangka Kaja, Kesiman. Yang memainkan gender dengan penuh tembang yang menyejukkan hati, dan ditambah dengan suasana Tukad Bindu yang rindang dan nyaman, membuat semua pengunjung merasa sangat tenang berada di Taman Wisata Tukad Bindu ini.

“Pemerintah Kota Denpasar sangat mendukung kegiatan lomba seni tari seperti yang di selenggarakan oleh Yayasan Tukad Bindu ini, dimana melestarian dan meningkatkan seni budaya Bali khususnya di Denpasar merukan salah satu program utama dari Pemkot Denpasar,” demikian disampaikan Plt. Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Ni Nyoman Sujati dalam sambutannya.

Diharapkan lomba-lomba kesenian seperti ini untuk bisa terus diselenggarakan di masing-masing wilayah yang ada di Kota Denpasar guna untuk terus mengembangkan seni dan budaya Bali.

“Saya harapkan kegiatan seni maupun lomba-lomba seni budaya di Denpasar bisa terus di laksanakan kedepannya guna untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Bali yang kita miliki khususnya di Denpasar dan bisa di jadikan sebuah agenda tahunan ke depannya,” ujar Sujati.

Sementara Ketua Yayasan Tukad Bindu IB Ari Manik mengatakan, kegiatan lomba seni tari kali ini merupakan salah satu tujuan dari didirikannya Yayasan Tukad Bindu yakni melestarikan seni dan budaya Bali dengan tidak melupakan tujuan utama YTB didirikan yaitu menjaga kelestarian dan keasrian Tukad Bindu guna mendukung program Pemerintah Kota Denpasar mewujudkan kali bersih di Denpasar.

Dikatakan lomba tari kali ini di ikuti oleh 133 peserta se-Bali yang terdiri dari Kabupaten Badung, Bangli, Gianyar, Karangasem dan Denpasar. Adapun jenis tarian yang dilombakan meliputi, Tari Condong yang di ikuti oleh 75 peserta, Tari Baris sebanyak 18 peserta, Tari Margapati sebanyak 28 peserta, dan Tari Teruna Jaya sebanyak 12 peserta.

“Acara akan dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 17 Juni sampai 18 Juni 2017, dan untuk hari pertama ini khusus dilombakan Tari Condong saja dikarenakan pesertanya paling banyak dan sisanya semua di hari kedua,” ujarnya.

Lebih lanjut di katakan, selain lomba tari, YTB juga mengadakan kegiatan Pasraman Kilat (kursus pelatihan seni cepat) dari tanggal 17 Juni sampai 9 Juli 2017, yang di adakan setiap hari Sabtu dan Minggu. Dimana untuk Pasraman Kilat kali ini di ambil dari anak-anak kelas 5 dan 6 SD Negeri 9 Kesiman, dan anak-anak dari empat Banjar yang mewilayahi Tukad Bindu, yakni Banjar Ujung, Banjar Abian Nangka Kaja, Banjar Abian Nangka Kelod dan Banjar Dukuh.