Diposting : 27 September 2017 20:11
Arief Wibisono - Bali Tribune
investasi
Keterangan Gambar: 
Budi Karya Sumadi

BALI TRIBUNE - Belum turunnya Penentuan Lokasi (Penlok) Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara dari Kementerian Perhubungan RI akhirnya dijawab langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, di sela Asia-Europe Meeting Transport Ministers Meeting (ASEM TMM) di Hotel Westin, Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (26/9).

Menhub mengungkapkan terkait penlok atau penentuan lokasi masih akan dibahas dengan pihak terkait. Menurutnya, pihaknya akan mendiskusikan banyak faktor, baik itu fisik maupun nonfisik. “Terkait penlok nanti saya ketemu Pak Wagub (Sudikerta) dulu. Ada banyak hal yang harus dibahas,” kata Budi Karya.

Menhub mengaku ditundanya penlok itu juga terkait dengan jalan tol dan kaitannya dengan infrastruktur yang lain sehingga pihaknya akan melakukan diskusi intensif lagi dengan pemerintah Provinsi Bali dalam menentukan lokasi yang akan kita pilih untuk Bandara Buleleng tersebut. Ia mengatakan, dalam minggu ini akan memberikan peryataan terkait Bandara Buleleng.

Meski sudah ada kajian-kajian tentang Bandara Buleleng, sekali lagi ia mengaku masih perlu dibahas dengan pihak terkait. “Untuk penlok belum-belum masih kita bahas ada beberapa hal dibahas. Kajian-kajian sudah. Investor katanya di Bali sudah ada yang mau.Tunggu statemen tentang bandara itu kita minggu-minggu ini akan kita sampaikan,” tutupnya.