Bali Tribune, Sabtu 16 Desember 2017
Diposting : 5 October 2017 20:52
Djoko Moeljono - Bali Tribune
TNI
Keterangan Gambar: 
DIRGAHAYU – Selamat dan dirgahayu Tentara Nasional Indonesia, semoga tetap solid dan makin jaya serta profesional, baik di darat, air, maupun di udara demi tetap tegak dan kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

BALI TRIBUNE - KAMIS, 5 Oktober 2017 pagi ini, seluruh prajurit TNI (Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara) juga para pegawai negeri sipil (PNS) di instansi militer di seluruh wilayah di Indonesia, termasuk mereka yang sedang bertugas mengamankan keutuhan dan kedaulatan NKRI di jajaran Kodam IX/Udayana -- yang membawahi 3 provinsi (Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur) -- tengah merayakan HUT ke-72 TNI.

Untuk wilayah Bali seluruh rangkaian kegiatan parade dan upacara dipusatkan di Lapangan Puputan Nita Mandala, Renon, Denpasar, dengan Inspektur Upacara (Irup) Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP., MSc.

Dengan melibatkan puluhan ribu prajurit TNI dan warga dari seluruh elemen masyarakat di Bali, acara yang bakal berlangsung selama sekitar 3 jam itu akan dimeriahkan dengan sociodrama perjuangan rakyat Bali, atraksi pencak silat, demonstrasi pembebasan sandera, defile pasukan dan alutsista, serta diakhiri dengan kirab empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara.

Memasuki usianya ke-72 tahun, merupakan usia yang menunjukkan pada tingkat kedewasaan yang sangat matang atau profesional dengan berbagai pengalaman pahit getirnya dalam mengawal, mengisi sekaligus mempertahankan keutuhan bangsa dalam kebhinekaan suatu kehidupan. Bagi para prajurit TNI, hal ini merupakan dinamika perjalanan panjang sejarah pengabdian yang tidak terlepas dari pasang surutnya bobot penugasan, termasuk dengan berbagai prestasi yang sudah  diraih tentu merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan tersendiri.

Seiring berjalannya sang waktu, untuk mewujudkan profil TNI yang maju dan profesional, maka peringatan HUT ke-72 TNI kali ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk melakukan introspeksi dan mawas diri serta mengevaluasi kinerja selama ini. Berbekal segudang pengalaman dan sederet ukiran prestasi hendaknya bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan serta dapat dijadikan sebagai motivasi untuk menumbuhkan semangat pengabdian dalam menyongsong tugas-tugas kedepan yang makin kompleks,

Untuk memperingati sekaligus merayakan HUT ke-72 TNI kali ini, atas prakarsa Pangdam IX/Udayana yang selalu bombastis, perfeksionis, dan spektakuler itu, Kodam IX/Udayana merajut kebersamaan dengan seluruh komponen masyarakat dalam berbagai bentuk kegiatan yang inspiratif, bermakna, dan berkesan. Sekaligus untuk menunjukkan kemanunggalan TNI bersama rakyat, sesuai dengan tema “Bersama Rakyat TNI Kuat”.

“Adapun kegiatan yang bersifat pembinaan kedalam seperti, lomba peraturan baris berbaris (PBB), lintas medan, renang militer, Yong Moo Do, karate, menembak  dan kesegaran jasmani. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme keprajuritan,” ujar Komaruddin Simanjuntak, jenderal TNI bintang dua berkumis tebal itu, di Denpasar, Rabu (4/10).

Begitu juga dengan pelaksanaan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta di Tabanan dan sejumlah TMP lainnya, termasuk di TMP Dili dan Bacau, Timor Leste, beberapa waktu lalu. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk berjuang tak pernah mengenal lelah dan putus asa untuk merebut kemerdekaan RI.

“TNI berkomitmen untuk mewarisi jiwa keperwiraannya dan bertekad melanjutkan semangat perjuangannya demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai bersama,” tegas Jenderal Komaruddin, mantan Aster Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) itu.

Kemudian untuk kegiatan yang bersifat keluar, dilaksanakan bersama dan berbaur dengan masyarakat umum, seperti kegiatan donor darah, operasi katarak, pengobatan mata, pemberian kaca mata, pemberian kaki/tangan palsu dan pengobatan umum. Semuanya ini ditujukan kepada masyarakat untuk meringankan beban serta membantu kesulitan masyarakat, juga anjangsana ke sejumlah sesepuh dan pinisepuh serta tokoh masyarakat, termasuk mengunjungi para pengungsi terdampak erupsi Gunung Agung.

Rangkaian kegiatan jelang HUT ke-TNI kali ini juga diselenggarakan pasar muruh, karya bakti, dan beberapa lomba, seperti pertandingan tenis lapangan, turnamen sepakbola, juga bola voli dan fun bike. Selain untuk mencari bibit-bibit pemain muda berbakat juga untuk menjalin silaturahmi, kekeluargaan, dan kebersamaan dengan segenap komponen bangsa serta untuk memupuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Yang menarik dan sangat diminati masyatakat bahkan hampir tidak pernah sepi pengunjung adalah pelaksanaan pameran sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) di Lapangan Renon, Denpasar, selama beberapa hari. “Unjuk kekuatan yang dilakukan oleh jajaran TNI dalam peringatan HUT ke-72 kali ini dengan menampilkan alutsista terbaru dan canggih ini sebagai bentuk pertanggungjawaban TNI kepada pemerintah dan rakyat,” kata pria yang sering memperkenalkan dirinya dengan sebutan Komang Udin, karena beberapa tahun sebelumnya pernah menjabat Dandim 1611/Badung dan Kasrem 163/Wira Satya.

Jenderal Komaruddin seolah tak pernah kehabisan ide dan akal untuk melakukan komunikasi sosoial (komsos) kreatif dan kegiatan serbuan teritorial, termasuk beberapa kali menginisiasi kegiatan doa bersama di beberapa tempat. Terakhir, menggelar kegiatan “Doa Bersama Lintas Agama” di Lapangan Renon, Denpasar, akhir pecan lalu, guna memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan memohon agar dampak aktivitas dan erupsi Gunung Agung dapat diminimalisir, sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa.