Bali Tribune, Jumat 19 Januari 2018
Diposting : 13 January 2018 19:46
Khairil Anwar - Bali Tribune
Pilgub
Keterangan Gambar: 
SILATURAHMI -- Rai Mantra bersama keluarga besar Ida Bagus Puja Erawan saat melakukan kunjungan silaturahmi ke salah satu tokoh penting di Buleleng, Jumat (12/1).

BALI TRIBUNE - Calon Gubernur (cagub) Bali pada Pilgub 2018 mendatang, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mulai melakukan maneuver, dan beralasan kunjungan kekeluargaan, ia mendatangi kediaman tokoh penting Buleleng, Ida Bagus Puja Erawan di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Jumat (12/1) sore.

Kunjungan berbau politis itu tentu saja semakin memperkuat sinyalmen bahwa Kabupaten Buleleng bakal menjadi ajang adu kuat untuk meraih suara pada Pilgub Bali mendatang. Rai Mantara mengatakan, kunjungannya ke kediaman mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Kabupaten Buleleng itu selain untuk silaturrahmi juga meminta restu bakal maju menjadi calon gubernur bersama Ketut Sudikerta. ”Intinya mempererat kembali tali persaudaraan di antara kami dan tentu meminta restu maju sebagai calon gubernur pada Pilgub Bali mendatang,” ujar Rai Mantra.

Kehadiran Rai Mantra tidak sendiri, ia didampingi sejumlah tim suksesnya dan memperkenalkan diri dengan masyarakat sekitar kediaman Puja Erawan yang turut hadir dalam acara silaturrahmi itu. ”Beliau (Ida Bagus Puja Erawan, red) adalah kakak saya dan saya datang berkunjung bagian dari silaturahmi dengan kakak sendiri. Saya singgah karena kita sudah agak lama juga tidak bertemu,” jelas Rai Mantra.

Selain minta restu kepada IB Puja Erawan, Rai Mantra mengaku meminta restu juga kepada sejumlah tokoh masyarakat Buleleng. ”Biasanya taulah kalau silaturrhami signalnya. Kami ingin menegaskan memberi tahu saudara bahwa saya sudah jadi calon (Gubernur Bali),” tegasnya. 

Selain soal silaturahmi, dalam pertemuan tersebut, Rai Mantra sempat berbicara potensi Buleleng yang bisa dikembangkan, terutama potensi pertanian yang belum tergarap maksimal. ”Buleleng memiliki potensi sangat besar, baik Buleleng barat, tengah, dan timur, terutama potensi agronya. Tinggal bagaimana kita memfokuskan dan mengadaptasikan hal itu kepada masyarakat. Apapun itu programnya kalau itu program baik tapi adaptasi di masyarakat tidak bisa itu sulit. Nah, itu secara garis besarnya. Lebih jelasnya nanti akan kami sampaikan di debat visi dan misi,” janjinya.

Terkait target perolehan suara di Buleleng, Rai Mantra mengaku optimistis dan menyerahkan pilihan tersebut kepada masyarakat. ”Masing-masing paslon punya target menang, ya kami didoakan lah mudah-mudahan saja. Mohon dibantu ya,” harapnya, sembari mengajak seluruh masyarakat Bali untuk menjaga keamanan dan ketertiban pada perhelatan Pilgub Bali nanti.