Diposting : 24 July 2017 21:49
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
kebakaran
Keterangan Gambar: 
PADAMKAN API - Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Jembrana dibantu warga setempat saat berupaya memadamkan kobaran api yang melalap bale pamujan di Setra Tegal Waru Jembrana,Minggu (23/7) sore kemarin.

BALI TRIBUNE - Warga Banjar Tegalasih, Desa Batuagung, Jembrana sore dibuat heboh atas peristiwa kebakaran di Setra (Kuburan) Dauh Waru, Minggu (23/7) kemarin. Peristiwa yang terjadi tepat saat rahina Tilem Kasa itu meluluhlantakkan bale pamujan di setra tersebut.

Menurut keterangan salah seorang saksi mata, Guru Gede Ardana, peristiwa kebakaran itu diketahuinya sekitar pukul 15.30 Wita. Dalam penuturannya, saat peristiwa itu terjadi Ia berada sekitar 300 meter arah Utara setra dimaksud.

Lanjut dikatakan pria asal Br.Tegal Asih Batuagung ini, awalnya ia melihat kepulan asap yang dikiranya berasal dari pembakaran sampah.

Tak selang beberapa waktu kemudian, dilihatnya api sudah membumbung tinggi diatap bale pawedan itu. “Saya sendirian ngarit (menyabit rumput,red) dipagar dan liat asap hitam pekat mengepul dari balik atap seng dibale pemujan itu,” ungkapnya

Sontak iapun berteriak meminta pertolongan warga yang selanjutnya datang ke lokasi kebakaran guna memadamkan api dimaksud. Dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Jembrana, apipun berhasil dipadamkan.

 “Yang terbakar atap bale dari bedeg dan seng, jadinya sekarang belum bisa digunakan” sebut Ketua Penguyuban Setra Jembrana, I Gusti Putu Suara.

sementara secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak Agustinus Sooai menyatakan, pihaknya masih melakukan pendalama atas peristiwa kebakaran di Setra Tegalwaru itu.

“Tidak ada listrik, tidak ada orang dan tidak ada aktivitas, sekarang kami masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran yang masih misterius itu,” tegasnya.

Akibat peristiwa itu, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 5juta.