Bali Tribune, Minggu 27 Mei 2018
Diposting : 3 February 2018 14:49
Khairil Anwar - Bali Tribune
Polri
Keterangan Gambar: 
Mobil water canon milik Polri membantu memasok air bersih ke Joanyar.

BALI TRIBUNE - Akibat pipa saluran air pecah, Desa Joanyar, Kecamatan Seririt nyaris kekurangan pasokan air bersih. Kepala Desa Joanyar, Ketut Wijaya membenarkan desanya mengalami kekurangan pasokan air bersih untuk 1.095 KK.

“Kondisi itu akibat saluran pipa air dari Desa Munduk Bestala pecah akibat diterjang longsor sejak 23 Januari 2018 lalu dan sejak itu pula sama sekali pasokan air terhenti ke desa kami,”terang Ketut Wijaya, Jumat (2/2).

Untuk mengatasinya, ia mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar segera dicarikan solusi. Awalnya,kata dia, para pihak  memberikan solusi dengan mengambil air melalui pompa air milik PDAM di Desa Joanyar.”Untuk sementara memang kami mengambil kebutuhan air dari tempat ini (pompa PDAM,red).Dan kebutuhan air warga kami sedikit teratasi sekali pun sangat terbatas,” imbuhnya.

Sembari melakukan perbaikan  pipa sambungan air dari Desa Munduk Bestala, Wijaya mengaku kerusakannya cukup parah. ”Selain putus atau pecah jaringan pipa kami juga kemasukan pasir lumpur dan itu menyulitkan  kami untuk cepat mengatasi kekurangan air,” jelasnya.

Di tengah kekurangan itu, menurut Wijaya, tiba-tiba mesin pompa air milik PDAM mengalami kerusakan. Akibat rusaknya pompa itu kebutuhan air warganya menjadi masalah serius.

”Saya langsung berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Joanyar dan mendapat solusi dengan bantuan air dari kepolisian melalui mobil water canon,” terangnya.

Bantuan itu, katanya, cukup membuat lega warganya kendati belum mengkaver keseluruhan warga akan kebutuhan air. ”Melalui Bhabinkamtibmas kami mendapat bantuan air dari kepolisian. Kami bersyukur dan terima kasih atas bantuan itu dan setidaknya kesulitan kami akan air sedikit teratasi,” sambungnya. 

Sementara itu,Kapolsek Seririt Kompol Loduwyk Tapilaha, SIK dan Kasat Sabhara Akp I Wayan Parta, dengan menggunakan kendaraan AWC mensuplai air bersih untuk kebutuhan warga setempat.

”Giat ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami musibah, dengan kegiatan ini diharapkan bisa membantu mengurangi beban masyarakat yang sedang mengalami musibah, serta air yang didistribusikan bisa digunakan sebaik-baiknya untuk keperluan masyarakat,” kata Kasat Sabhara Wayan Patra.