Bali Tribune, Selasa 17 Juli 2018
Diposting : 5 January 2018 21:57
Hendrik B Kleden - Bali Tribune
Jimny
Keterangan Gambar: 
Kadek Jathendra mejeng bersama Jimny “The Orange Boy” kesayangannya.

BALI TRIBUNE - Umur Suzuki Jimny bernomor polisi DK 426EV boleh tua,  maklum  mobil ini langsiran tahun 1984 silam. Meski demikian, ditangan sang  empunya kendaraan, Kadek Jathendra,  roda empat itu disulap ciamik dan oke punya.


“Biar tampil beda  dipakai kopi darat  (kopdar)  bersama rekan se-klub Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn)  Chapter Bali Selatan, sekaligus makin menambah rasa percaya diri kala  berseliweran “, kata remaja yang akrab disapa Hendra itu.


Ditemui di kediamannya Jalan Antasura Denpasar, Kamis (4/1) kemarin, Hendra mengemukan alasan dirinya memodifikasi mobil kesayangannya itu adalah, Jimny dimaksud dipakai  sebagai  kendaraan harian.


“Sehingga, roh  Jimny  masih dipertahankan”, ungkapnya.


Modifikasi lebih mengarah ke gaya offroad harian.Semua parts  kaki-kaki bawaan  pabrik diganti. Sebagai pelapis pelek Alloy 8,5 inci ring 15,  karet roda  ban memakai kepunyaan Achilles 32. Sok braker pro com, bumper ARB dipadu fender custom coak bodi.


Makin menambah kesan modifikasi offroad harian,  seabrek limbah parts khas offorad   digunakan  seperti winch warm, lampu Led bar , roofrack  & footstep  custom, handle pintu Cheroke, lift jack 36, grill Caribian,  lampu tembak DIAA305,  spion TJ, pinhood custom, serta tanduk penahan kap mesin.


Berikutnya sektor engine dan interior. Menambah pengapian  CDI,   koil mengandalkan Malory.Sebagai hiburan diperjalanan jauh,  aksesoris in car entertainment pun dijajalkan  seperti head unit Pioner Single, speaker Split Skelektont (depan) Coacil (belakang) serta suara bass mengandalkan subwoofer 10 inci.


Sebagai finishing kelir bodi  putih bawan pabrik  diganti dengan repaint orange. Kombinasi   warna body orange dan kaki-kaki hitam dop menjadikan tampilan mobil pun makin ciamik.
“Sesuai  warnanya,  mobil ini saya beri nama  The Orange Boy”, pungkasnya.