Diposting : 9 May 2019 23:58
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune/ IKAN - Menu olahan ikan dengan bumbu Bali yang disajikan salah satu restoran di Sanur
balitribune.co.id | Denpasar - Kawasan Sanur, selain terkenal dengan objek pariwisatanya, juga memiliki hasil alam berupa ikan yang cukup potensial dikembangkan. Terlebih lagi di sektor pariwisata, hasil kekayaan laut ini pun dapat diolah menjadi makanan khas di hotel dan restoran yang tentunya mampu mendukung perekonomian masyarakat setempat.
 
Seperti halnya salah satu hotel di Sanur, yang mengolah ikan hasil tangkapan masyarakat menjadi menu yang ditawarkan kepada wisatawan. Olahan ikan inipun menjadi menu andalan di restoran yang berada di dalam hotel. 
 
Chef restoran yang menyajikan olahan ikan di Sanur, Gde Agus Suantara beberapa waktu lalu mengaku sengaja mengangkat hasil alam masyarakat yang dijadikan menu masakan lokal. Dikatakannya, makanan lokal cukup diminati oleh wisatawan yang berkunjung ke hotel ini. 
 
Kata dia, dari berbagai pilihan menu yang disediakan, permintaan masakan lokal mencapai 50 persen. “Untuk itu kami juga ingin mengangkat potensi masyarakat di Sanur untuk dijadikan menu lokal andalan,” kata Suantara. 
 
Menu makanan lokal yang menggunakan ikan hasil tangkapan masyarakat setempat diberi nama Ulam Segara. Menu ini terdiri dari ikan baramundi yang dipanggang, lawar cumi dan udang bumbu saos tomat dengan sajian nasi tiga warna (putih,merah dan hitam).
 
Meski termasuk menu lokal, sajian Ulam Segara ini disesuaikan dengan lidah wisatawan yang tidak terlalu suka pedas. Bumbu Bali yang digunakan disesuaikan takarannya agar rasa yang diberikan tidak terlalu pedas seperti bumbu Bali pada umumnya. 
 
“Untuk masakan lokal, biasanya penggunaan cabe kami kurangi. Namun rempah-rempah yang ada di base genep (bumbu Bali) tetap digunakan agar cita rasa lokal masakan ini dapat dirasakan,” terangnya. uni