Diposting : 15 March 2019 22:45
habit - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Bali Tribune/sug Suasana penyeberangan rakyat Kusamba

Semarapura | Bali Tribune.co.id - Suasana di beberapa pelabuhan rakyat di Desa Kusamba tampak membludak. Hal yang sama sangat kentara di pelabuhan rakyat paling sibuk di Pantai Tribuana Desa Kusamba, Jumat (15/3).  Calon penumpang tampak resah karena tidak ada boat yang mau melayani penyeberangan untuk memuat penumpang ke Nusa Penida. 

Situasi krodit ini dikarenakan kondisi gelombang kurang bersahabat, menurut pemilik boat ombak sangat membahayakan penyeberangan. Untuk itu memilih tidak melaut menyeberangkan penumpang karena beresiko nantinya.

Kepadatan penumpang di Pelabuhan Tribhuana, Desa Kusamba ini dikarenakan penumpang yang hendak ke Nusa Penida menumpuk sejak pukul 06.30 Wita. Boat yang biasanya pukul 06.30 Wita sudah melayani penyeberangan menuju Pelabuhan Sampalan Nusa Penida, pagi itu tidak ada keberangakatan sama sekali. Kondisi ini berlangsung hingga pukul 08.30 Wita, sehingga penumpang membludak di Pelabuhan. "Ombak pantai saat ini membesar, dan tidak memungkinkan untuk melalukan naik turun penumpang," ujar Petugas Syahbandar Nusa Penida, wilayah Kusamba Nengah Wirnata saat ditemui di Tribuana.

Kondisi gelombang di pesisir Kusamba, Jumat (15/3), memang kurang bersahabat. Kondisi ombak mencapai 4 meter, sehingga tidak memungkinkan menurunkan dan menaikkan penumpang. Agar tidak menumpuk di Pelabuhan, penumpang pun lalu dialihkan ke Pelabuhan  Padang Bai Karangasem. Penumpang diangkut menuju Pelabuhan Padang Bai dengan menggunakan 2 unit Bus Dishub Klungkung. "Solusinya penumpang kami arahkan ke Padang Bai. Kami sudah koordinasi dengan Syarbandar Padang Bai, untuk bisa kondisikan  penumpang menuju ke Nusa Penida," jelasnya.

Sementara kondisi gelombang tinggi masih terjadi hingga pukul 10.00 Wita. Sehingga boat yang beroperasi disejumlah Pelabuhan di Pesisir Kusamba, belum bisa melayani penyebrangan penumpang. "Kita masih melihat situasi lebih lanjut. Jika gelombang mulai bagus, penyeberangan bisa kembali normal," ujar pemilik boat seraya memandangi ombak laut yang masih ganas. sug