OPD Diminta Lakukan Inovasi dan Buka Informasi | Bali Tribune
Diposting : 16 June 2017 20:40
Ketut Sugiana - Bali Tribune
SIDAK
SIDAK - Saat melakukan sidaknya Bupati Suwirta ingatkan OPD untuk lakukan keterbukaan informasi.

BALI TRIBUNE - Berbagai inovasi yang dikembangkan harus diekspose (publikasi) secara maksimal. Sehingga semua inovasi yang ada di masing-masing unit kerja bisa diketahui oleh masyarakat luas. Suasana kondusif dan kebersihan yang terjaga dengan baik terekam dalam monitoring yang dilakukan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klungkung, Kamis (15/6).

Suasana ramai dan nyaman terlihat ketika warga masyarakat antre melakukan administrasi kependudukan. “Kondusifitas sudah memadai dan terjaga dengan baik,” ujar Bupati Suwirta dihadapan Kadisdukcapil Klungkung, Komang Darma Suyasa.

Tetapi, Bupati Suwirta menilai dibalik berbagai inovasi yang ada disini masih perlu dilakukan ekspose yang lebih maksimal, sehingga segala inovasi yang ada bisa diketahui oleh masyarakat luas. “Inovasi ini perlu diekspose secara maksimal didepan publik sehingga masyarakat tahu dan bisa memanfaatkannya,” sebutnya.

Disdukcapil Klungkung saat ini telah mengembangkan berbagai inovasi administrasi kependudukan. Seperti program Belananda, begitu lahir anak langsung mendapatkan akta kelahiran. Program Kawi Smara, begitu kawin langsung mendapat akta perkawinan dan program Pitra Puja yakni penerbitan akta kematian.

Di hari yang sama Bupati juga mengunjungi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Kabupaten Klungkung. Dalam kunjungannya ini Bupati memantau situasi kerja di masing-masing bidang. Bupati memotivasi semangat kerja para pegawai. “Kabid atau Kasi harus memahami SOP dan Tupoksi tugas masing-masing sehingga kantor menjadi hidup dan tidak vakum,” ujar Bupati Suwirta di hadapan Kadis PMDPPKB Klungkung, Wayan Suteja.

Kunjungan Bupati Suwirta berakhir di Kantor Kelurahan Semarapura Kauh, Kecamatan Klungkung. Bupati melihat situasi kantor kurang representative. Jumlah pegawai dengan ruangan yang tersedia dinilai tidak sebanding. “Saya tidak bisa menuntut mereka bekerja optimal kalau sarana prasarana kantornya tidak mendukung,” sebutnya.

Bupati meminta Lurah Semarapura Kauh, Komang Sukrata untuk segera membuat perencanaan terkait renovasi atau pembangunan kantor baru. “Bukan masalah gengsi membangun kantor baru tetapi ini sangat tidak representative. Ini kiranya perlu direnovasi biar seimbang,” ujar Bupati Suwirta seraya menyatakan akan melanjutkan motivasi ini pada unit kerja lainnya. ADV