Diposting : 5 June 2018 23:16
Khairil Anwar - Bali Tribune
Asean Games
Keterangan Gambar: 
RAKOR - Polres Buleleng mengggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan instansi terkait termasuk TNI, Senin (4/6).

BALI TRIBUNE - Menjelang pelaksanaan operasi pengamanan hari raya Idul Fitri 1439 H atau Operasi Ketupat 2018, Polres Buleleng mengggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan instansi terkait termasuk TNI.Kapolres Buleleng AKBP Suratno memimpin langsung di Aula Wira Satya Polres Buleleng, Senin (4/6).

Bagi Polres Buleleng Operasi Ketupat Agung 2018, merupakan operasi imbangan yang digelar bersama Polres Karangasem dan Polres Jembarana. Ketiga kabupaten tersebut mempunyai akses keluar masuk untuk pemudik terutama untuk pengamanan.Tak hanya itu,operasi ini juga dimaksudkan untuk  pengamanan Pilkada dan Asean Games.

Dalam penjelasannya,Kapolres Suratno mengatakan, Bali merupakan salah satu tujuan wisatawan domestik dan manca Negara,jika terjadi sesuatu yang tidak dinginkan akan membawa dampak cukup signifikan.

Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol. I Gede Wali menjelaskan, pihaknya melibatkan sebanyak 227 personel dalam operasi Ketupat Agung 2018 ini  yang dilibatkan dari unsur Kepolisian, TNI, dan instansi terkait. Menurut Wali, operasi ini sebagai evaluasi terhadap gangguan Kamtibmas yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Wali mengatakan,pihaknya sudah membuat peta titik kerawanan termasuk sarana dan prasarana yang diperlukan dalam pengamanan.

Sementara itu, dalam rakor terungkap semua peserta mengaku mendukung penuh tugas-tugas aparat dalam operasi Ketupat Agung 2018 oleh Polres Buleleng.Diharapkan dengan operasi ini akan tercipta situasi Buleleng dan Bali yang kondusif.