Diposting : 23 June 2018 00:01
Djoko Moeljono - Bali Tribune
Mayjen TNI Benny Susianto, SIP
Keterangan Gambar: 
Mayjen TNI Benny Susianto, SIP
BALI TRIBUNE - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI dan personel Polri serta aparat keamanan lainnya, agar selalu meningkatkan kewaspadaan dimana pun berada, terutama saat menjalankan tugas pengamanan VVIP, baik secara perorangan maupun satuan sesuai prosedur tetap (Protap) VVIP, sehingga tidak terjadi tumpang tindih maupun salah prosedur dalam pelaksanaanya serta untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman dalam bertindak di lapangan.
 
Demikian ditegaskan Pangdam di sela acara Apel Gelar Pasukan di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Renon, Denpasar, Jumat (22/6). Hal ini berkaitan dalam rangka kunjungan kerja (kunker) Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo di Bali.
 
Apel Gelar Pasukan ini diikuti oleh ribuan personel yang tergabung dalam Satgas Pam VVIP, baik dari unsur TNI (AD, AL, dan AU), kepolisian, pemerinth daerah maupun unsur pengamanan tradisional lainnya yang secara organisasi disusun dalam 17 Sub Satgas disamping adanya Kelompok Komando. Apel Gelar Pasukan ini bertujuan untuk mengadakan pengecekan secara langsung tentang kesiapan personel maupun materiil yang dilibatkan dalam pengamanan VVIP ini.
 
Menurut Pangdam, Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP seperti ini sudah sangat sering dilaksanakan, baik dalam upaya pengamanan pada event nasional maupun internasional. “Namun demikian, kita tidak boleh lengah dan menganggap pengamanan VVIP ini sebagai suatu hal yang biasa. Kita harus tetap siap siaga dan melaksanakan tugas yang mulia ini demi menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai bersama,” ujar Jenderal Benny Susianto. 
 
Diharapkan pula, kegiatan Apel Gelar Pasukan ini hendaknya dapat dijadikan sebagai sarana untuk melaksanakan koordinasi antarunsur yang ada di lapangan, sehingga tidak terjadi kesalahan sekecil apapun dalam pelaksanaannya serta bila terjadi kendala di lapangan dapat segera diatasi. Mengingat, Kodam lX/Udayana selaku Satgas Pamwil Bali dibantu Polda Bali dan Pemerintah Daerah Provinsi Bali serta unsur pendukung lainnya yang bertugas melaksanakan pengamanan VVIP ini.
 
Untuk itu dalam pelaksanaannya diperlukan kejelasan tugas, tanggung jawab, dan rantai komando yang efektif serta efisien, sehingga tujuan maupun sasaran pengamanan dapat tercapai secara optimal. Pangdam juga memberikan penekanan kepada segenap unsur yang terlibat dalam pengamanan VVIP ini agar memahami dan menguasai Protap Pengamanan VVIP sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
 
“Pegang teguh disiplin dan rantai Komando secara jelas. Jangan lengah dan tingkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di lapangan. Jalin komunikasi dan koordinasi antarunsur pengamanan secara optimal serta laporkan setiap perkembangan situasi yang terjadi secara hirarhis,” perintah jenderal TNI bintang dua itu.
 
Adapun para pejabat yang hadir dalam pelaksanaan Apel Gelar Pasukan tersebut antara lain, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh Albertus Magnus Suharyadi, SIP., MSi.,, Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) GB Oka Tapayasa, Danlanud Ngurah Rai Kolonel Pnb Wayan Superman, para Kabalakdam IX/Udayana, Kapolresta Denpasar, Dandim 1611/Badung, Dansat Brimob Polda Bali, serta sejumlah pejabat dari instansi terkait lainnya.