Diposting : 2 May 2017 19:42
I Made Darna - Bali Tribune
KEBAKARAN
Keterangan Gambar: 
TINGGAL PUING - Penghuni pasar Blahkiuh Badung hanya bisa meratapi dagangannya yang jadi arang

BALI TRIBUNE - ‪Pasar Desa Adat Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Badung ludes terbakar, Senin (1/5) dini hari sekitar pukul 00.40 Wita. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sedikitnya ada 15 toko hangus dan rata dengan tanah. Total kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp 2 miliar.

Kebakaran sendiri diduga berasal dari korsleting listrik dari salah satu ruko hingga kemudian api merembet dan menjilat satu deret toko yang ada paling depan.

Menurut informasi yang dihimpun koran ini, Senin (1/5), api pertama kali muncul diduga berasal dari toko nomor 3 di bagian utara milik I Putu Jelantik. Percikapan api dalam sekejap membesar dan merembet ruko lain karena di dalam kios tersebut selain menjual sembako juga menjual minyak tanah dan gas.

Saksi mata I Gede Ardana, 34, dan IB Joni Adi, 35, menuturkan, api dengan mudah membesar karena didalam ruko banyak barang-barang mudah terbakar.

Melihat api yang makin membesar pihaknya pun langsung menghubungi pemadam kebakaran pos Kecamatan Abiansemal. Sedikitnya 8 unit mobil pemadam diterjunkan untuk memadamkan api. Kebakaran ini baru berhasil diatasi dua jam setelah kejadian, sekitar 2.00 Wita.

“Petugas butuh waktu hampir dua jam memadamkan api. Itu pun setelah petugas berhasil membuka rolling dor,” kata I Dewa Nyoman Oka selaku Kabid Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung saat dikonfirmasi, kemarin.

Untuk mencari penyebab pasti kebakaran, kata dia pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. “Dugaan awal sih dari korsleting listrik. Tapi saat ini polisi masih lidik untuk mengetahui penyebab pasti,” akunya.

Sementara Bendesa Adat Blahkiuh, IB Bajra mengaku akan segera menggelar rapat rapat dengan jajaran beserta tokoh masyarakat. “Setelah rapat kami akan mengajukan proposal ke Bupati untuk mohon perbaikan. Sehingga pasar berfungsi normal lagi,” katanya.