Diposting : 19 July 2019 12:48
Agung Samudra - Bali Tribune
Bali Tribune/ PASAR MURAH - Suasana pasar murah di Lapangan Umum Susut, Desa Sulahan, Susut, Bangli, Kamis (18/7).
balitribune.co.id | Bangli - Pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli serangkian menyambut Hari Raya Galungan, di Lapangan Umum Susut, di Desa Sulahan, diserbu warga, Kamis (18/7). Beberapa produk yang dijual ludes terjual, seperti minyak goreng dan beras.
 
Kasi Ketersedian dan Peyaluran Disperindag Bangli, Dewa Made Kantor saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan pasar murah kali ini masuk dalam triwulan ketiga. Sebelumnya pasar murah digelar di Kecamatan Bangli dan Tembuku. “Momen hari raya Galungan kita manfaatkan menggelar pasar murah untuk di kecamatan Susut,” ujar Dewa Kantor seraya menambahkan untuk anggaran  mengadakan  pasar murah di tahun 2019 sebesar Rp 8,8 juta.
 
Lanjut Dewa Kantor terlaksananya pasar murah tidak bisa terlepas dari peran serta para pihak, diantaranya dari ketahanan pangan propinsi, BUMN dan pihak swasta. Sementara untuk harga barang  jauh  lebih murah dari harga pasar. Ia mencontohkan untuk harga gas elpiji 3 Kg dijual Rp 14.500 per tabung sementara harga di pasar  atau warung  berkisar Rp 19.000 – Rp 20.000 per tabung. Begitupula untuk beras isian 5 Kg  dijual Rp 43.500, sedangkan harga di pasaran berkisar Rp 50.000. Sedangkan untuk minyak goreng isian 2 liter harganya Rp 21.000 per 2 liter. Sementara kalau dipasaran harganya berkisar Rp 25.000 per 2 liter. “Memang animo masyarakat  memanfaatkan moment pasar murah sangat tinggi, beberapa produk ludes terjual,” sebutnya.
 
Tingginya anomi masyarakat yang datang berbelanja tidak terlepas dari peran serta pihak kecamatan. Dimana jauh hari sebelum digelarnya pasar murah, pihak kecamatan telah menyampaikan informasi pasar murah lewat para perbekel.
 
Camat Susut Anak Agung Bintang Ari Sutari mengatakan, program pasar murah memang dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat. Sudah barang tentu masyarakat mendapatkan barang dengan harga dibawah harga pasaran. Lantas disinggung tingginya animo masyarakat memanfaatkan ruang pasar murah, kata Agung Bintang Ari Sutari, untuk kegiatanya pasar murah pihaknya jauh hari sudah sampikan lewat  para perbekel dan kemudian  perbekel yang menyampaikan kepada warganya. “Kami bersurat ke pada para perbekel, bahwa hari ini (kemarin-Red) digelar pasar murah. Pasar murah memang mendapat respon bagus dari masyarakat. Hanya saja kami ada kekhawatiran, jika persediaan barang tidak ada. Takutnya masyarakat kecewa, tapi syukur masyarakat sudah terlayani,” imbuhnya. (u)