Diposting : 26 January 2018 19:05
Agung Samudra - Bali Tribune
bunuh diri
Keterangan Gambar: 
Komang Wardika masih dirawat di ruang ICU RSUD Bangli

BALI TRIBUNEPasca-melakukan upaya percobaan bunuh diri  Rabu (24/1) sore lalu, kondisi pasien RSJP Bangli, I Komang Wardika (37) masih kritis dan dirawat intensif di ruang ICU RSUD Bangli, Kamis (25/1). 

Wadir Umum, Keuangan dan SDM RSUD Bangli sekalu Wadir Penanggung Jawab, Putu Ganda Wijaya mengatakan kondisi I Komang Wardika masih koma, dan dirawat di ruang ICU. Menurut dia, I Komang Wardika datang ke RSUD Bangli diantar oleh petugas medis RSJP, selanjutnya pasien mendapatkan penanganan di ruang IGD.

Karena kondisinya menurun, kata Putu Ganda Wijaya, akhirnya Kamis (25/1) dini hari pukul 01.00 Wita I Komang Wardika dipindahkan ke ICU. "Kami upayakan penanganan seoptimal mungkin, sejauh ini memang pasien belum menunjukkan perubahan," imbuh Ganda Wijaya.

Sementara  Kabid Pelayanan  RSJP Bali di Bangli, Komang Perdana mengungkapkan kalau melihat  rekam  jejak Wardika, memang sempat melakukan hal serupa sebelumnya.

Terkait sarana yang digunakan Wardika untuk melakukan bunuh diri, kata Komang Perdana, yakni menggunakan selimut. Sejatinya di tempat tidur tidak disediakan selimut. ”Mungkin Wardika mengambil selimut milik pasien yang lain,“ ujarnya.

Disinggung mekanisme pengawasan pasien dari petugas, Komang Perdana mengatakan saat itu petugas melihat Wardika dalam posisi tertidur. Kemudian karena ada keluarga salah satu pasien ingin menjenguk, petugas kemudian meninggalkan ruang Arimbi.

Tidak berselang lama, petugas kembali ke ruangan dan saat  itu petugas menemukan Wardika sudah tidak ada di tempat tidur. "Petugas langsung mengecek  dan sudah  mendapati yang bersangkutan dalam posisi tergantung di terali kamar mandi," ungkapnya.

Selanjutnya petugas langsung mengaktifkan blue code atau gawat darurat. Tim medis langsung melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan. "Setelah mendapat penanganan awal,  Wardika kami rujuk ke RSUD Bangli," ujar Komang Pradana.

 Sebelumnya salah satu pasien RSJ Provinsi Bali di Bangli atas nama I Komang Wardika coba melakukan upaya bunuh diri. Selanjutnya oleh petugas RSJP  dilarikan ke RSUD Bangli.

Di balik kasus ini, kakak korban I Made Keparnawa mempertanyakan kenapa bisa terjadi insiden tersebut dan menuding petugas RSJP lalai. Sedangkan  Ni Wayan Yastriani, yang tak lain istri dari Komang Wardika mengatakan gangguan kejiwaan yang dialami suaminya baru terjadi kurang lebih 7 bulan lalu.

Pria yang bekerja sebagai petani itu mengaku pada istrinya bila dirinya sering mendengar suara-suara aneh. Bahkan saat malam ia tidak berani tidur lantaran mendengar suara-suara tersebut.