Diposting : 14 September 2017 20:17
Release - Bali Tribune
Audensi
Keterangan Gambar: 
Audensi Rektor Universitas Udayana (Unud) ke Gubernur Bali, kemarin.

BALI TRIBUNE - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengharapkan dunia akademik bisa berperan dalam upaya pengentasan kemiskinan di Bali. Salah satunya dengan memberdayakan mahasiswa peserta KKN untuk memberikan data riil warga miskin di desa-desa yang ada di Bali.

Itu disampaikannya saat menerima Rektor Universitas Udayana yang baru Prof. Dr. dr. AA Raka Sudewi Sp.S.(K) di Kantor Gubernur Bali, Rabu (13/9).

Menurut Pastika data tersebut akan sangat bermanfaat, khususnya bagi Pemerintah Provinsi Bali untuk dapat merumuskan kebijakan yang tepat untuk masyarakat. Ia tak menampik bahwa persoalan data masih menjadi masalah krusial bagi pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan. “Data itu nantinya bisa kami bandingkan dengan data BPS dan laporan pegawai,” ujarnya.

Ia menambahkan hal ini juga baik untuk mahasiswa agar bisa melihat kemiskinan yang ada di masyarakat sekaligus bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Prof. Raka Sudewi mengatakan sejalan dengan harapan Gubernur, bahwa dalam waktu dekat, masih dalam rangka pemberdayaan masyarakat Universitas Udayana akan menyelenggarakan Seminar Bakti Desa dengan pembicara utama Presiden RI Ir. Joko Widodo. Untuk itu diharapkan Gubernur Pastika dapat turut menghadiri seminar yang akan diikuti kepala desa se-Bali tersebut.

Terkait rencana ke depan sebagai Rektor, Prof. Raka Sudewi menyampaikan, saat ini UNUD sudah mendapatkan sertifikasi tingkat nasional, dan rencananya akan di tingkatkan untuk mendapatkan sertifikasi di tingkat ASEAN. Empat program studi akan menjadi pilot project rencana ini, yakni Fakultas Ekonomi, Pertanian, Kedokteran dan MIPA.

Sementara itu dibidang kerjasama pihaknya tentu berharap ada kerjasama dengan Pemprov Bali bisa terus ditingkatkan, salah satunya di bidang pemberdayaan masyarakat tadi. Selain soal pengentasan kemiskinan, pertemuan ini juga membahas soal implementasi digital education dan peningkatan infrastruktur.