Bali Tribune, Senin 28 Mei 2018
Diposting : 2 October 2017 19:55
Arief Wibisono - Bali Tribune
GNNT
Keterangan Gambar: 
KICKOFF - Kickoff 100 Persen Nontunai di Tol Bali Mandara. Penerapan nontunai ini berlaku mulai 1 Oktober 2017

BALI TRIBUNE - Bank Indonesia (BI) merasa perlu mendorong terlaksananya Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang diluncurkan pertama kali di Agustus 2014.

Implementasi dari GNNT yaitu digunakannya Uang Elektronik (Unik) yang oleh BI dianggap penggunaanya aman, efisien, sangat murah, dan cepat dalam bertransaksi terutama di jalan tol ataupun merchant merchant lainnya. “Ongkos ekonomi dengan adanya macet itu mahal sekali, dengan mulai diterapkannya transaksi non tunai atau elektronifikasi di jalan tol diharapkan transaksi ekonomi berjalan dengan baik,” ujar Direktur Departemen Kebijakan dan Sistem Pembayaran BI, Pungky Wibowo, di sela acara Kcikoff 100 Persen Non Tunai di Tol Bali Mandara yang mulai berlaku 1 Oktober 2017.

Dikatakan pula, dengan terlatihnya masyarakat menggunakan Unik di jalan tol yang akan berlaku secara nasional mulai 31 Oktober 2017 akan dilanjutkan dengan adanya integrasi pembayaran dalam bentuk MoU bersama Kementerian Perhubungan. “Dalam penggunaan Unik kami menilai masyarakat Bali “well educated” secara populasi kecepatan dalam menerima transaksi non tunai sangat baik,” ucap Pungky sembari mengatakan perlu adanya integrasi dari seluruh lini masyarakat.

Sedangkan dari tempat yang sama Kepala BPJT Kementerian PUPR, Herry Trisaputta Zuna, yang juga hadir mengayakan secara infrastruktur pihaknya sudah menyiapkan semuanya. “Bali bisa jadi contoh, pasalnya lebih awal dalam elektronifikasi jalan tol, sedangkan yang lain akan mulai diberlakukan 31 Oktober,” sebut Zuna. Dia mengharapkan penetrasi dari diberlakukannya non tunai di jalan tol akan terus tumbuh meski Bali jika dilihat dari daerah lain porsinya terlihat kecil sekitar 40 persen.

Namun dengan diberlakukannya non tunai akan meningkat diatas 90 persen, bahkan mencapai 100 persen non tunai. “Kita bersama perbankan penyedia kartu komitmen bahwa kartu harus tersedia dan disesuaikan dengan kebutuhan,” imbuhnya seraya berujar bagi masyarakat yang belum memiliki kartu non tunai jika memasuki tol Bali Mandara pastikan saldo mencukupi dan pastinya memegang kartu non tunai.