Diposting : 21 April 2019 22:05
Made Darna - Bali Tribune
Bali Tribune/grafis/zar

balitribune.co.id | Mangupura - Pemilu 2019, tanggal 17 April lalu mengubah peta politik di parlemen Badung. Pasalnya, kursi legislatif sudah dipastikan mayoritas dikuasai oleh PDI Perjuangan. Wakil dari partai lain seperti Golkar, Demokrat dan Gerinda menciut, bahkan Hanura terancam terdepak.

Berdasarkan perhitungan perolehan suara sementara kader banteng "moncong putih" bahkan diprediksi berhasil merebut 27 kursi dari total 40 kursi di DPRD Badung. Partai sekelas Golkar dan Demokrat yang selama ini mengimbangi kekuatan PDI Perjuangan di parlemen bahkan dibuat takluk oleh raihan kursi PDI Perjungan. Tak hanya itu, sejumlah partai lain yang menjadi batu sandungan PDI Perjuangan juga harus rela anjlok dalam perebutan kursi.  Satu partai yakni Hanura bahkan harus legowo didepak dari parlemen Sempidi karena tak satu pun kadernya diprediksi lolos Pileg 2019.

Informasi di lapangan, Partai Demokrat hanya memperoleh 3 kursi dari sebelumnya 7 kursi. Begitu juga partai Golkar memperoleh 7 kursi dari sebelumnya 10 kursi, Partai Gerindra memperoleh 2 kursi dari sebelumnya empat kursi. Sementara, Partai Hanura yang sebelumnya memperoleh 2 kursi kini justru terancam terpental. Untuk kursi NasDem tetap, yakni hanya 1 kursi.

Ketua DPD II Partai Golkar Badung I Wayan Muntra yang dikonfirmasi, Minggu (21/4) enggan berkomentar soal jumlah kursi yang diraih partianya. Politisi asal Nusa Dua ini mengaku proses rekapitulasi suara oleh KPU masih berlangsung.

 “Nanti kan KPU Badung yang memutuskan. Jadi sementara ini tyang tidak bisa berkomentar,” ujarnya.

Pun demikian, Muntra memastikan partainya dalam posisi aman. Tiap Dapil kata dia ada perwakilan. “Yang jelas, Golkar pada posisi aman. Setiap Dapil ada, hanya jumlahnya kita belum tahu, karena saat ini sedang proses rekap tingkat kecamatan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPC Partai Demokrat Badung I Made Sunarta. Ia mengaku tak mau buru buru mempublis jumlah raihan kursi partainya. Namun, dia mengakui dari hitungan-hitungan kasar jumlah kursi di parlemen berkurang. “Tapi kami tentu akan menunggu hasil resmi dari KPU Badung, terlebih saat ini masih dalam tahap perekapan di tingkat kecamatan,” katanya.

Sementara, Ketua DPC Partai Hanura Badung I Made Subawa yang partainya terancam angkat kaki dari DPRD Badung belum bisa dihubungi. Begitu juga Ketua DPC Partai Gerindra Badung I Gusti Ketut Puriartha. Politisi asal Kerobokan ini belum bisa memberikan penjelasan perihal kursi Gerindra di parlemen Badung. Pasalnya, kedua politisi ini saat dihubungi tidak mengangkat teleponnya. 

Namun untuk diketahui PDI Perjuangan sudah mengklaim "panen kursi" pada Pileg kali ini. Moncong putih bahkan sudah diprediksi menguasai setengah lebih jumlah parlemen Badung.

Putu Parwata selaku Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung bahkan menyebut PDI Perjuangan unggul dari partai-partai lain di Badung.

“Dari 40 kursi, estimasi kami memperoleh 27 kursi. Ini estimasi ya,” katanya, Rabu (7/4). 

Sesuai hitungan sementara internal DPC PDIP Badung, Dapil Mengwi diprediksi memperoleh 8 kursi, Abiansemal 6 kursi, Kuta Selatan 4 kursi, Kuta Utara 4 Kursi, Kuta 3 kursi, dan Petang 2 Kursi.

"Estimasi perolehan kursi di DPRD Badung ini berasal dari input data yang dilakukan secara internal. Data yang masuk 90 persen," katanya.

Dengan prediksi tersebut, praktis PDIP memperoleh tambahan kursi sebanyak 11 kursi. Sebab, pada periode saat ini PDIP memiliki 16 kursi di DPRD Badung. Disusul Partai Golkar 10 kursi, Partai Demokrat 7 kursi, Gerindra 4 Kursi, Hanura 2 kursi, dan NasDem 1 kursi.