Diposting : 24 May 2016 16:13
San Edison - Bali Tribune
Koster
Keterangan Gambar: 
Wayan Koster

Denpasar, Bali Tribune

PDIP rupanya tak main-main dengan upayanya menggaet pemilih pemula di Bali. Hal ini dilakukan partai berlambang kepala banteng moncong putih itu, dalam rangka memenangkan Pilkada serentak gelombang kedua dan ketiga tahun 2017 dan 2018, serta Pileg dan Pilpres serentak tahun 2019.

Dalam upaya menggaet pemilih pemula ini, PDIP tak mau gegabah. PDIP tak langsung menggiring dan mendoktrin para pemilih pemula agar masuk gerbong partai besutan Megawati Soekarnoputri itu. Sebaliknya, PDIP justru getol menggelar kegiatan yang pada intinya mewadahi kegemaran serta bakat generasi muda Bali, termasuk di bidang pendidikan.

Sabtu (21/5) lalu misalnya, DPD PDIP Provinsi Bali bersama DPC PDIP 9 kabupaten dan kota seluruh Bali, secara serentak menggelar Program Try Out Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Kegiatan ini melibatkan ribuan siswa-siswi lulusan Kelas XII SMA/ SMK/ Sederajat seluruh Bali.

“Try out yang digelar oleh masing-masing Bidang Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DPC PDIP itu juga digelar secara serentak di seluruh Indonesia,” kata Ketua DPD PDIP Bali, I Wayan Koster, di Denpasar, Senin (23/5).

Menurut dia, secara umum ada 8.000 peserta yang mengikuti try out untuk siswa/siswi lulusan SMA/SMK/Sederajat ini yang digelar PDIP di seluruh Bali. “Kami secara nasional ingin memberi kesempatan kepada seluruh siswa/siswi yang ada di Bali yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, untuk mengikuti try out,” jelasnya.

Harapannya, kata anggota Fraksi PDIP DPR RI itu, melalui try out ini para lulusan SMA/ SMK/ Sederajat di Bali memiliki kesiapan mental dan psikologis dalam menghadapi SBMPTN. “Tentunya ini juga bagian dari upaya sekaligus wujud nyata PDIP untuk ikut bersumbangsih mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya di bidang pendidikan,” ujar Koster.

Selain itu dengan materi yang bersumber dari bank soal di Jakarta, Koster berharap, try out yang baru kali pertama digelar ini diharapkan mampu memberikan output positif bagi para lulusan SMA/ SMK/ Sederajat. “Target kami, walaupun secara umum prestasi lulusan di Bali cukup bagus di kancah nasional, namun dengan adanya program ini, 60 persen lulusan di Bali bisa diterima di Perguruan Tinggi Negeri,” harap Koster.

Ia mengakui, masa sosialisasi program try out ini sangat pendek. Hal ini akan dijadikan sebagai bahan evaluasi, mengingat kegiatan yang sama juga akan digelar sebaga agenda rutin tahunan.”Evaluasinya nanti pada pelaksanaan try out, kami akan gelar sebelum lulusan. Kemungkinan saat Ujian Nasional, sehingga animo dan keikutsertaan siswa/ siswi di Bali akan lebih banyak,” tandas politisi asal Buleleng ini.

Lalu apakah program try out ini juga bagian dari upaya PDIP untuk menggaet para pemilih pemula menjelang hajatan pemilu di Bali? Ditanya demikian, Koster tak menepisnya. “Tentu Benefitnya ke sana (calon pemilih pemula). Melalui ruang dan fasilitasi yang dilakukan PDIP, harapannya para pemilih pemula bisa lebih dekat, akrab dan memiliki sambung rasa dengan partai. Tentunya dengan begitu, mereka akan memilih PDIP,” pungkasnya.