Bali Tribune, Senin 18 Desember 2017
Diposting : 4 January 2017 11:38
San Edison - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Walikota Denpasar, IB Rai D Mantra, saat menerima kehadiran ribuan massa “Sahabat Rai Mantra” yang datang dari seluruh Kabupaten/Kota di Bali. (yan)

Denpasar, Bali Tribune

IB Rai D Mantra telah mengumumkan kesiapannya ikut bertarung dalam Pilgub Bali 2018 mendatang. Manuver Rai Mantra ini menarik, mengingat Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, mengklaim, telah mendapat restu Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, sebagai calon Gubernur Bali.

Munculnya nama Rai Mantra tentu saja akan menjadi riak tersendiri di internal PDIP. Pasalnya, Walikota Denpasar ini sudah dua kali diusung PDIP dalam suksesi kepemimpinan di jantung Bali itu. Pada Pilkada 2010, Rai Mantra menjadi Calon Wakil Walikota mendampingi AA Ngurah Puspayoga.

Selanjutnya pada Pilkada 2015, Rai Mantra diusung sebagai Calon Walikota didampingi IGN Jaya Negara. Menariknya, kesiapan Rai Mantra justru tak merisaukan kader ‘banteng’. Bahkan PDIP tak mau mempermasalahkan kemunculan nama Rai Mantra ini.

“Itu hak politik seseorang. Sah-sah saja (Rai Mantra menyatakan maju dalam Pilgub Bali, red), tidak perlu diperdebatkan,” kata Fungsionaris DPD PDIP Bali, Kadek Diana. Menurut dia, DPP PDIP sudah menjanjikan bahwa penerbitan rekomendasi untuk Pilgub Bali 2018 akan dipercepat.

Di sisi lain, Wayan Koster juga sudah mendapat dukungan untuk tampil sebagai Calon Gubernur. Bahkan, Koster sudah menunjuk nama mantan Bupati Gianyar, Tjokorda Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace sebagai Calon Wakil Gubernur. “Jadi, di luar paket Koster - Cok Ace, tak usah dipolemikkan,” kata dia.

Toh, kata dia, pada akhirnya rekomendasi yang menentukan. “Dan kali ini rekomendasi dipercepat. Januari ini sudah diterbitkan,” tegas Kadek Diana, yang ditemui usai memimpin rapat Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali, Selasa (03/01/2017).

Ia menolak sinyalemen bahwa belum adanya deklarasi dukungan untuk Koster Bali Satu (KBS) di Kota Denpasar, dipicu karena kemunculan nama Rai Mantra. Sebab sepengetahuannya, DPC PDIP Kota Denpasar sudah menyiapkan deklarasi KBS, jadwalnya pun sudah ada.

“Deklarasi menunggu rekomendasi, itu sah-sah saja dengan mengacu pada mekanisme dan aturan partai. Yang jelas, delapan kabupaten sudah mendeklarasikan KBS. Setahu saya, Denpasar sudah menyiapkan deklarasi KBS juga,” ujar Diana, yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali ini.

Seperti diketahui, Wayan Koster dengan jargon Koster Bali Satu (KBS) mengklaim telah mendapat restu Megawati untuk bertarung di Pilgub Bali 2018. Koster bahkan sudah menunjuk Cok Ace, yang juga Ketua PHRI Bali sebagai tandemnya.

Paket Koster - Cok Ace ini juga sudah dideklarasikan di Gianyar, beberapa waktu lalu. Di tengah klaim Koster ini, muncul dua nama dari internal PDIP yang juga menyatakan siap tampil sebagai Calon Gubernur. Keduanya adalah IB Rai D Mantra dan Nyoman Adi Wiryatama (Ketua DPRD Bali).*