Bali Tribune, Selasa 12 Desember 2017
Diposting : 6 December 2017 22:20
Djoko Purnomo - Bali Tribune
medali
Keterangan Gambar: 
RAIH PRESTASI – Putu Luhur Apngal (dua dari kanan) tampak dengan senyum ditebar setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Senin malam lalu dari kejuaraan di Malaysia, dan meraih 3 medali emas untuk Indonesia.

BALI TRIBUNE - Prestasi cemerlang ditorehkan pecatur muda andalan Pulau Dewata, Putu Luhur Apngal Kusuma di Kejuaraan Catur 18th ASEAN Age Group 2017 U-16 di Malaysia.

Di event yang mewakili Indonesia, Putu Luhur Apngal Kusuma, asal Buleleng meraih 3 medali emas di kejuaraan tersebut. Senin malam lalu, didampingi Agung Putri selaku ofisial ia tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar disambut Wakil Ketua Umum Percasi Bali Wayan Suada dan Sekretaris Umum Percasi Bali, Handoko.

Indonesia pantas berharap atas tampilan Luhur di event-event berikutnya, karena prestasinya yang patas diacungi jempol. Dengan raut muka penuh ceria, Putu Luhur Apngal Kusuma mengaku bangga atas prestasinya tersebut, lantaran mampu mengharumkan Bali dan Indonesia di ajang regional ASEAN.

Tiga medali emas di kejuaraan tersebut diraih Luhur dari nomor catur standart, catur cepat, dan catur kilat. Pecatur andalan tuan rumah Malaysia dan Filipina tidak mampu meladeni perlawanan Luhur di tiga nomor tersebut.

“Pengalaman saya pertama main di luar negeri. Dari hasil tersebut tantangan saya untuk meningkatkan kualitas permainan. Terpenting bagaimana saya bisa bermain dan bisa bersaing dengan level yang lebih atas, terutama di permainan kalangan dewasa,”ujar Luhur.

Wakil Ketua Umum Pengprov Percasi Bali, Wayan Suanda sangat mengapresiasi hasil yang dicapai Luhur selama  beraksi di Malaysia mengharumkan Bali dan Indonesia. Kepercayan PB. Percasi yang dibebankan benar-benar dibuktikan oleh Luhur bahwa prestasi yang diawali dari Kejurnas Catur 2017, memang layak mewakili Merah Putih di level lebih tinggi.

“Kepercayaan PB Percasi telah dibuktikan dengan baik oleh Luhur. Berharap pecatur-pecatur pelapisnya nanti bisa mengikuti jejak Luhur,” pinta Suanda.

Menurutnya, selain mempunyai talenta bermain asah otak, banyaknya event yang digeber oleh Percasi Buleleng, juga sangat membantu percepatan kualitas permainan atlet dan mental bertanding. “Luhur sudah teruji, menjadi tantangan Percasi Bali untuk bisa melahirkan Luhur-Luhur berikutnya,” pungkasnya.