Diposting : 13 September 2017 18:19
Agung Samudra - Bali Tribune
pembangunan
Keterangan Gambar: 
BATU PERTAMA - Peletakan batu pertama pembangunan Pasar Kayuambua oleh Bupati I Made Gianyar SH, Selasa (12/9).

BALI TRIBUNE - Peletakan batu pertama pembangunan Pasar Kayuambua dan Pasar Loka Crana dilakukan Bupati Bangli I Made Gianyar SH, Selasa (11/9). Bupati Made Gianyar mengatakan, dengan tata ulang pembagunan Pasar Kayuambua dan Pasar Loka Crana ini dapat memperlancar akses pasar untuk meningkatkan kualitasnya sebagai penggerak ekonomi masyarakat Bangli yang lebih modern, dikarenakan orientasi perkembangan bangkitnya ekonomi masyarakat diawali berinteraksinya para penggerak ekonomi baik yang membutuhkan jasa maupun yang menyediakan jasa terkait perekonomian berkumpulnya di pasar sehingga tempat ini tempat merupakan sumber bangkitnya ekonomi masyarakat.

Made Gianyar berharap agar pembangunan Pasar Kayuambua dan Loka Crana  dapat berjalan lebih cepat tanpa mengurangi kualitas pekerjaan dan mutu bangunan sesuai kontrak. “Ke depannya kedua pasar ini mampu sebagai pusat informasi bagi masyarakat dan menjadi pasar wisata yang mampu menarik daya beli lokal dan asing,” harapnya.

Kadis Perindag I Nengah Sudibia mengatakan, pembangunan Pasar Kayuambua merupakan perencanaan dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman yang sumber dananya berasal dari Tugas Pembantuan Kementerian Perdagangan tahun anggaran 2017 dengan gelontoran dana sebesar Rp 6.000.000.000. Pembangunan Pasar Kayuambua dari hasil tender yang telah terlaksana sebagai pemenang tender Rekanan Pelaksana dari PT. Berawan Tangi dengan kontrak sebesar Rp 4.381.000.000, dengan waktu pelaksanaan kegiatan pembangunan Pasar Kayuambua dimulai dari 24 Agustus 2017 sampai dengan 21 Desember 2017, sedangkan tender Konsultan Pengawas dimenangkan oleh PT.Mitra Tri Sakti dengan nilai kontrak Rp 146.637.000.

Ditargetkan sesuai perencanaan pembangunan Pasar Kayuambua rampung sesuai harapan dengan daya tampung 400 pedagang dengan 18 unit kios, 412 buah  los, ruang kantor pasar untuk petugas dan pengelola pasar, serta satu ruang pertemuan yang berfungsi sebagai wadah untuk menapung aspirasi dan pembinaan-pembinaan terhadap para pedagang. Sedangkan pembangunan Pasar di Terminal Loka Crana sumber dana berasal dari APBD Kab. Bangli tahun anggaran 2017 dengan nilai Rp 10.107.340.000.