Diposting : 17 November 2017 21:06
Arief Wibisono - Bali Tribune
Pelindo
Keterangan Gambar: 
Toto Heli Yanto, didampingi dr Agus Ahmadi dan Yohannes Malo saat peresmian Klinik K3 di lingkungan Pelindo III Benoa, Kamis (16/11).

BALI TRIBUNE - Dengan hadirnya klinik di PT Pelindo III Benoa, para pekerja yang ada di lingkungan Pelindo Benoa wajib memeriksa kesehatan sebelum melakukan aktivitas pekerjaannya. Keberadaan klinik ini mampu memfasilitasi para pekerja yang ada dilingkungan pelabuhan.

“Jadi keberadaan klinik ini bukan hanya untuk karyawan ataupun stakeholder Pelindo III tapi juga untuk pekerja yang ada di lingkungan pelabuhan. Dan para karyawan wajib memeriksakan kesehatannya sebelum beraktivitas,” kata Direktur SDM dan Umum Pelindo III, Toto Heli Yanto.

Menurut Toto, pemeriksaan yang dianggap penting yaitu tekanan darah dan jantung, pasalnya kedua hal ini bisa mempengaruhi kinerja. “Kita tidak ingin ada masalah dengan pekerja, kalau dari awal kita ketahui kita bisa berikan obat dan suruh istirahat dulu,” kata Yohannes Toto.

Ditemui saat peresmian Klinik K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) di lingkungan Pelindo III Benoa, Kamis (16/11), Toto yang didampingi GM PT Pelindo Energi Logistik, Malo, dan Dirut PT PHC, dr Agus Ahmadi, mengatakan, klinik juga bisa dimanfaatkan bagi para penumpang kapal.

Bila terjadi sesuatu minimal bisa dilakukan pertolongan pertama. “Kami juga sudah bekerja sama dengan RS Siloam dan RS Bali Mandara. Bila tidak memungkinkan ditangani di klinik otomatis akan dirujuk ke salah satu dari rumah sakit tersebut,” kata dia.

Toto menekankan, klinik K3 sudah sesuai standar yang dipersyaratkan regulasi. Semua bisa memanfaatkan klinik ini dan gratis. Klinik K3 dilengkapi dengan peralatan medis, seorang dokter, dan dua paramedis yang siap 24 jam.

“Klinik di Benoa ini yang keenam, sisanya akan kita realisasikan di tahun 2018 seperti di Kupang, Lembar, Banyuwangi, Celukanbawang semua lagi kita persiapkan,” imbuhnya. Meskipun pelabuhan kecil, ujar Toto, klinik harus tetap memenuhi standar yang ditetapkan.