Diposting : 24 October 2016 16:05
Arta Jingga - Bali Tribune
pemkab
Keterangan Gambar: 
Bupati Eka Wiryastuti bersama rombongan Pemkab Tabanan saat melaksanakan ritual bakti penganyar di Pura Kahyangan Jagat Ulun Danu Batur di Desa Songan Kintamani,Bangli, Sabtu (22/10) lalu. Tampak pula Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta dalam kegiatan itu.

Bangli, Bali Tribune

Bupati Ni Luh Putu Eka Wiryastuti beserta jajaran SKPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan melaksanakan Bakti Penganyar ke Pura Ulun Danu Batur Songan, Kintamani, Bangli. Ritual ini dilaksanakan serangkaian upacara Panca Wali Krama, Ngenteg Linggih dan Pedudusan Alit di Pura Kahyangan Jagat itu.

Disela-sela kegiatan itu,Sabtu (22/10) lalu, Bupati Eka Wiryastuti mengatakan, Bakti Penganyar ini merupakan salah satu kegiatan rutin Pemkab Tabanan ke Pura-Pura Kahyangan Jagat di Bali maupun di luar Bali.

Menurutnya, kegiatan itu dimaksudkan untuk mengingatkan setiap individu secara konstan bahwa seluruh hidupnya harus diarahkan pada kurban suci, dengan tulus dan ikhlas dimana spirit (semangat) yadnya melandasi setiap perbuatannya.

“Dan seusai kegiatan ini diharapkan bisa memberi efek positif bagi para Jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan di dalam melaksanakan tugas kedepannya,”terangnya.

Prosesi Karya Panca Wali Krama, Ngenteg Linggih dan Pedudusan Alit di Pura Ulun Danu Batur Songan ini dimulai sejak 7 Oktober 2016 silam dimana puncak karya berlangsung pada rahina Purnama Kapat, Sabtu (15/10) lalu dan ritual penyineban (penutupan,red) digelar pada Jumat (28/10) nanti.

Bakti Penganyar oleh Pemkab Tabanan ini dipuput, Ida Pedanda Putra Putlaka Telaga dari Grya Dangin Carik, Tabanan. Tampak dalam pelaksanaan ritual dimaksud, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Bupati Bangli I Made Gianyar, serta Jero Mangku Subagya, sembari mengobrol sebelum melaksanakan persembahyangan bersama.

Usai melaksanakan ritual dimaksud, sebagai wujud bakti jajaran Pemkab Tabanan kehadapan Ida Bhatara-bhatari yang berstana di Pura Ulun Danu Batur Songan. Bupati Eka “ngaturang sarin canang” yang diterima panitia setempat.