Diposting : 26 August 2017 13:54
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
DLHK
Keterangan Gambar: 
DAUR ULANG - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, AAN Rai Iswara meninjau pameran daur ulang sampah yang digelar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar di Lapangan Parkir Kota Lumintang, Jumat (25/8).

BALI TRIBUNE - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengadakan pameran daur ulang dan Kampaye Gerakan Kebersihan Lingkungan di Lapangan Parkir Kota Lumintang, Jumat (25/8).

Pameran yang dibuka  Sekda Kota Denpasar AAN. Rai Iswara ini digelar untuk mengajak semua komponen masyarakat ikut peduli dan bertanggung jawab mewujudkan kebersihan serta memberdayakan bank-bank sampah Denpasar untuk ikut berperan aktif membeli sampah-sampah anorganik (plastik) masyarakat.

“Kegiatan ini juga sebagai media sosialisasi dari pada pengurangan sampah itu sendiri, DLHK Kota Denpasar diharapkan untuk terus menerus menyosialisasikan sedini mungkin kepada generasi muda dan anak-anak Denpasar mengenai manfaat daur ulang sampah dan kegunaan sampah sebagai  nilai ekonomis," ujar Rai Iswara saat meninjau langsung stan-stan pameran daur ulang sampah tersebut, kemarin.

Rai Iswara mengatakan  pameran daur ulang sampah ini juga sebuah pembangkitan dari pada kesadaran masyarakat akan kebersihan dan membuat masyarakat merasa rugi jika membuang sampah sembarangan, selalu merasa rugi kalau tidak perhatian dengan sampah itu sendiri. "Untuk itu mari bersama-sama menangani dan mengelola sampah sebaik-baiknya, terutama generasi saat ini dan yang akan datang. Kami juga mengajak para siswa-siswi yang hadir untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya," ujarnya.

Sementara Kepala DLHK Kota Denpasar, Ketut Wisada mengatakan, selain Pameran Daur Ulang dan Kampaye Gerakan Kebersihan Lingkungan yang dilaksanakan selama sehari ini, juga akan diadakan berbagai kegiatan seperti lomba mesatua Bali dengan tema kebersihan lingkungan, lomba fotografi, lomba yel-yel kebersihan, lomba pidato, lomba fashion show tingkat SD, serta lomba daur ulang serta melukis dan mewarnai.

"Peserta pameran dan kampanye kebersihan kali ini melibatkan Bank Sampah se-Kota Denpasar, pemerhati lingkungan DCG (Denpasar Clean and Green), komunitas peduli lingkungan Malu Dong, sekolah-sekolah dan masyarakat Denpasar," ujarnya.