Diposting : 24 November 2018 15:02
Komang Arta Jingga - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Wagub Cok Ace, Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama, Ketum KONI Bali Ketut Suwandi dan Ketua Panitia Induk Porprov Bali XIV/2019 Komang Gede Sanjaya.
BALI TRIBUNE - Wakil Gubernur Bali, Tjokorde Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menegaskan Pemprov Bali dari tahun ke tahun akan meningkatkan anggaran olahraga melalui KONI Bali. Tanpa menyebut berapa persen peningkatannya, Wagub berpendapat dengan anggaran yang cukup, akan terhindar atlet Bali pindah ke daerah lain.
 
“Kalau pindahnya hanya dalam provinsi (Bali), itu tidak terlalu masalah karena saat hajatan PON mereka masih bisa membela Bali. Tetapi kalau pindahnya ke luar provinsi, jelas merugikan kita semua,” tegas Cok Ace seusai menghadiri pelantikan Panitia Induk Porprov Bali Bali XIV/2019 di GOR Mario Tabanan, Jumat (23/11).
 
Dengan ditingkatkannya anggaran olahraga melalui APBD Bali ke depan, kata Cok Ace nantinya juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan atlet Pulau Dewata sehingga tidak perlu lagi mencari kesejahteraan ke luar Bali.
 
“Di sisi lain pembinaan untuk melahirkan atlet berprestasi harus terus kita lakukan, sistem kompetisi  yang sehat juga terus dimunculkan, salah satunya melalui gelaran Porprov Bali, maka jika semua itu sudah kita lakukan niscaya tidak akan ada atlet Bali pindah ke provinsi lain,” ucap Wagub Cok Ace.
 
Cok Ace yang juga Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali ini mengaku sedih terhadap masih adanya atlet Bali pindah ke provinsi lain. Pihaknya juga sudah membahas masalah ini dengan Ketua DPRD Bali dan Ketua KONI Bali, dan salah satu solusinya adalah meningkatkan anggaran untuk olahraga.
 
Dia menambahkan, Porprov Bali di Tabanan tahun depan merupakan ajang seleksi bagi atlet Bali dua tahun sekali untuk nantinya dapat mentas di ajang nasional seperti PON mewakili Bali. Di PON XX/2020 Papua, lanjut Cok Ace, Bali menargetkan minimal sama dengan capaian PON XIX/2016 Jawa Barat di peringkat enam.
 
Dengan tidak adanya atlet potensial Bali hengkang ke luar provinsi, di sisi lain pembinaan untuk melahirkan atlet berprestasi terus dilakukan, Wagub memiliki optimisme  bahwa apa yang ditargetkan KONI Bali pada PON XX/2020 Papua bakal teralisasi.