Diposting : 16 September 2017 16:06
Ketut Sugiana - Bali Tribune
DPRD
Keterangan Gambar: 
KESEPAHAMAN - Penandatanganan Nota Kesepahaman KUA PPAS sidang paripurna DPRD Klungkung oleh Bupati Suwirta.

BALI TRIBUNE - Sidang Paripurna DPRD Klungkung yang dihelat Jumat (15/9) mengagendakan penanda tanganan Nota Kesepakatan KUA PPAS perubahan tahun 2017. Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru serta Wakil Ketua Ida Ayu Gayatri Wakil Ketua Nengah Aryanta, dan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Sidang ini dihadiri sekitar  22 orang anggota DPRD Klungkung, sementara yang  ijin ada  8 orang.

Sidang Paripurna DPRD Klungkung yang dimulai sekitar pukul 9.00 wita ini hanya mengagendakan khusus penyampaikan nota perubahan oleh Bupati Suwirta serta penanda tanganan Nota Kesepahaman  KUA PPAS Perubahan tahun 2017 yang ditanda tangani seluruh unsur pimpinan Dewan serta Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Ketua DPRD KLungkung DPRD Klungkung sebagai lembaga legislasi memandang perlu dilakukan pembahasan yang menyangkut kebijakan umum maupun plapon anggaran guna menjamin pemenuhan kebutuhan masyarakat yang akan dibahas dewan Klungkung.

Pada kesempatan penyampaian Nota Kesepahaman KUA PPAS itu Bupati Nyoman Suwirta menyatakan bahwa besaran perubahan APBD induk menyangkut pendapatan asli daerah 2017 sebesar Rp 124 Miliar lebih menjadi Rp 146 Milar lebih, naik sekitar 18,2 persen. Dana perimbangan pada APBD induk 2017  sebesar Rp 673 Miliar lebih menurun menjadi Rp Rp 667 M lebih dan berkurang sebesar Rp 6,6 M lebih turun sebesar 0,99 persen. Lain-lain pendapatan yang sah pada APBD Induk tahun 2017 berjumlah 234 M lebih meningkat menjadi 302 M lebih, serta ada pengkatan 68 M lebih dan  naik sebesar 29,16 persen. Sementara belanja tidak langsung pada APBD 2017  berjumlah 634 M lebih menjadi 645 M ada peningkatan 11,6 M lebih naik sekiitar 1,84 persen. Belanja langsung pada APBD induk tahun 2017  berjumlah 512 M lebih  meningkat menjadi 578 M bertambah 66 M lebih naik 12,9 persen  yang berasal dari bantuan khusus langsung dari Kabupaten Badung dan silpa. Pembiayaan daerah terdiri dari APBD induk 2017 berjumlah 122 menjadi 116 berkurang 5,9 M ada penurunan 4,89 persen.

Dengan keterbatasan dana maka keijakan umum APBD induk tahun 2017 dialokasikan  anggaran pada JKK serta  biaya operasional BOS dan jaminan kesehatan masyarakat serta perbaikan pisik seperti perbaikan  jembatan dan jalan yang mendesak dan peningkatan bantuan penyandang disabilitas serta subsidi ongkos  angkutan bagi siswa  termasuk disisi lain peningkatan pelayanan RSUD Klungkung. ”Anggaran yang tersedia kita lakukan untuk kebutuhan mendasar  masyarakat seperti jaminan  kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat Klungkung,” jelas Bupati Suwirta. Dirinya menyatakan adalah kewajiban pemerintah untuk mengratiskan pelayanan kesehatan bagi masyarakat agar terlayani dengan baik.

Bupati mengingatkan nantinya seluruh masyarakat KLungkung akan mendapatkan pelayanan BPJS yang maksimal jika yang dirawat inap terlayani di Kelas III, intinya bagi yang sakit akan mendapatkan pelayanan yang nyaman, karena semua Kelas nantinya akan diisi ruangan ber AC,jelasnya. “Untuk menutupi kondisi ini  Pemkab Klungkung nantinya menyiapkan anggaran Kesehatan sebesar  Rp 22 M sedangkan untuk  angkutan gratis para pelajar  sekitar Rp 1,1 M. Sementara perbaikan pisik jalan diutamakan jalan jalan yang rusak serta perencanaan pelabuhan segi tiga emas,” tegasnya.