Diposting : 14 December 2017 21:23
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Nataru
Kapolres Jembrana mengecek kesiapan personel dan peralatan pengamanan Nataru.

BALI TRIBUNE - Ratusan personel Polres Jembrana akan dikerahkan dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Bahkan, seluruh personel yang bertugas di lapangan termasuk lalulintas dibekali senjata baik tongkat maupun pistol.

Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo dikonfirmasi Rabu (13/12), mengatakan pihaknya melakukan peningkatan kapasitas pengamanan Nataru termasuk peralatannya. Peningkatan kapasitas pengamanan ini dilakukan seperti dengan  pemasangan security door, metal detector dan diback-up unit Jibom. “Seluruh anggota di lapangan termasuk lalulintas kita lengkapi senjata api,” ungkapnya.

Bahkan untuk mengetahui kesiapan personel khususnya dari Sat Lantas dan Sat Sabhara, sejumlah kelengkapan dan kendaraan dinas yang akan digunakan dalam pelaksanaan Operasi Lilin Agung 2017 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2018 termasuk juga personel Dalmas yang dipimpin Kasat Sabhara, AKP IGN Kade Lanang Gelgel dicek langsung oleh Kapolres yang didampingi Kabag Ops Kompol M Didik Wiratmoko dan Kasat Lantas AKP Nyoman Sukadana.

Kapolres juga mengecek seluruh pistol yang dibawa personel khususnya Sat Lantas. Pihaknya mengaku akan menerjunkan 200 personel dalam pelaksanaan pengamanan Nataru, Polres Jembrana  dengan di back up oleh instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja serta instasi terkait lainnya.

Selain di gereja-gereja di Jembrana, fokus pengamanan menurutnya juga  dilakukan di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk dan Pelabuhan Gilimanuk.

Dikatakannya, pengamanan saat Nataru akan difokuskan pada gereja-gereja di Jembrana, jalan nasional rawan kecelakaan serta monitoring harga sembako. Selain di Gilimanuk, pihaknya juga telah memetakan sejumlah titik yang  menjadi lokasi pengamanan termasuk 31 gereja yang lima di antaranya merupakan gereja yang jumlah jemaatnya besar.

Saat libur panjang Nataru, situasi penyeberangan baik keluar maupun masuk Bali diperkirakan akan mengalami kepadatan dibanding hari-hari biasa. Seluruh personel diharapkan sudah siap saat pelaksaan Operasi Lilin Agung 2017.

Selain kesiapan pengamanan, Rabu kemarin juga digelar rapat melibatkan sejumlah pihak terkait untuk mematangkan koordinasi antarinstansi terkait pengamanan.

Kapolres AKBP Priyanto mengatakan, tujuan rakor ini adalah untuk menyamakan persepsi sehingga rangkaian kegiatan Nataru dapat berjalan dengan aman lancar dan tertib. Selain dari PT ASDP Indonesia Ferry Unit Pelabuhan Gilimanuk yang menyatakan kesiapan sarana dan prasarana dalam pelayanan angkutan dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait ketika ada antrean, Detasemen C Brimob Gilimanuk, Badan Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jembrana (SAR), Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan juga menyatakan kesiapannya dalam mendukung pengamanan tersebut.

Kapolres Jembrana menyatakan Polres menyiapkan sejumlah pos di sepanjang jalan nasional dari Pekutatan hingga Gilimanuk seperti di dekat Gereja Santa Maria Ratu di Gumbrih, di dekat Gereja Kemah Injil Indonesia Desa Mendoyo Dangin Tukad, Gereja Santo petrus Nusantara Banjar Tengah dan di Gereja Hati Kudus, Desa Palasari, Melaya.

Sedangkan di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk akan dibuat Pos Pelayanan. Begitupula dengan pihak Dinas Perhubungan yang akan menyiapkan posko di terminal dan mengerahkan puluhan personel.