Diposting : 8 May 2019 13:37
release - Bali Tribune
Bali Tribune/ Penilai Tingkat Provinsi Bali, Kabid Sumber Daya Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ni Nyoman Ayu Andriani,SH.MH saat penilaian Pokdarwis Desa Lodtunduh,Ubud Gianyar, Kamis (7/5) kemarin.
balitribune.co.id | Gianyar - Lodtunduh Treasure, Alas Arum Heritage adalah suatu paket pariwisata yang kini akan dikembangkan oleh Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Gianyar. Melalui moto Lodtunduh Landuh diharapkan memberikan dampakpositif bagi masyarakat khususnya desa Lodtunduh. 
 
Demikian dipaparkan Perbekel Desa Lodtunduh I Wayan Gunawan, saat penilaian Lomba Pokdarwis tingkat provinsi di wantilan Pura Alas Arum Desa Londtunduh Ubud, Kamis (7/5) kemarin.
 
Tahun ini Kabupaten Gianyar diwakili oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Landuh Desa Londtunduh Kecamatan Ubud dalam Lomba Pokdarwis tingkat Provinsi Bali. 
 
Desa Lodtunduh adalah desa yang memiliki lebih dari 100 pura yang tersebar dan memiliki sejarah yang sangat unik serta menyimpan berbagai situs peninggalan sejarah. 
 
Salah satunya adalah Pura Alas Arum yang terletak di jantung Desa Lodtunduh. Keberadaan pura-pura ini menjadikan desa Lodtunduh sebagai salah satu wisata religi yang sangat representatif.
 
Menurut Perbekel Gunawan, pengelolaan Desa Lodtunduh menjadi desa wisata tidaklah mudah. Lewat Pokdarwis Landuh diharapkan dapat membantu mengembangkan desa wisata di Desa Lodtunduh. 
 
“Menitikberatkan pada dasar Sapta Pesona sebagai landasan desa wisata maka Lodtunduh Treasure, Alas Arum Heritge kedepan akan terwujud,”tegasnya.
 
Hal yang sama juga ditegaskan oleh Ketua Pokdarwis Lodtunduh Landuh I Wayan Sudana. Sebagai kelompok Sadar Wisata sudah barang tentu Pokdarwis Desa Lodtunduh wajib mengakomodir segala bentuk potensi yang ada dan kemudian mengoptimalkannya berbasis budaya lokal. 
 
Adapun program yang dirancang antara lain, wisata trekking, cycling, home stay, dance learning, mask and statue learning, Balinese painting, speaking foreign learning dan Balinese speaking.
 
“Pokdarwis Desa Lodtunduh yang merupakan lembaga sadar wisata, kedepannya  akan mencoba menyusun strategi pemasaran yang dapat nantinya dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat hingga level paling bawah sebagai pelaku pariwisata di lapangan,” ucap Wayan Sudana.
 
Sementara itu Plt Kadis Pariwisata Kabupaten Gianyar A.A Dalem Jagadhita saat menyambut tim penilai tingkat provinsi mengatakan,  kalau dilihat dari sisi pembangunan pariwisata Desa Lodtunduh terletak pada lingkaran pariwisata di Ubud. 
 
Spirit harmonisasi dari kata Landuh yang menjadi moto pokdarwis Desa Lodtunduh dan Sapta Pesona mencerminkan sinergitas dalam perkembangan pariwisata di Gianyar dan Bali umumnya. Evaluasi ini bukanlah tujuan akhir, tapi merupakan tolok ukur sejauh mana sudah menjalankan pariwisata berbasis masyarakat.
 
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penilai Tingkat Provinsi Bali, Kabid Sumber Daya Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ni Nyoman Ayu Andriani,SH.MH mengatakan, tujuan dari lomba ini adalah mengaktifkan kembali peran pokdarwis di tengah masyarakat, agar masyarakat mampu menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri khususnya dalam pengelolaan daerah wisata di daerahnya masing-masing. 
 
Dikatakannya, Pokdarwis dibentuk di suatu destinasi wisata agar bisa diharapkan berkontribusi aktif bagi perkembangan wisata di daerahnya.
 
“Adapun  kriteria peniaian dalam lomba pokdarwis adalah bidang administrasi, aspek fisik, SDM dan aspek kegiatan,” sebutnya.uni