Diposting : 14 June 2018 22:41
Djoko Purnomo - Bali Tribune
KONI
Keterangan Gambar: 
Wakil Ketua Umum KONI Denpasar, Nyoman Mardika didampingi Humas Dewa Rai dan Made Erwin Suryadharma Sena saat berbuka puasa bersama wartawan, Rabu malam.
BALI TRIBUNE - Wakil Ketua Umum KONI Kota Denpasar, Nyoman Mardika berharap kemitraan antara wartawan olahraga dengan KONI Denpasar, yang selama ini terjalin erat agar ditingkatkan di masa-masa mendatang. harapan itu disampaikan Mardika saat berbuka puasa bersama dengan wartawan olahraga, Rabu (13/6) di Denpasar.
 
“Selama ini hubungan antara KONI Kota Denpasar dengan wartawan olahraga sudah terjalin dengan erat, toh begitu hendaknya dipererat lagi dan apa yang sudah ada ditingkatkan lagi di masa-masa mendatang terlebih menjelang hajatan Porprov Bali 2019 di Tabanan,” katanya.
 
Didampingi Humas KONI Denpasar, Dewa Rai dan Made Erwin Suryadharma Sena, Mardika juga menyampaikan pesan Ketua Umum KONI Kota Denpasar, Ida Bagus Toni Astawa bahwa wartawan olahraga di Denpasar telah memberikan andil besar terhadap kemajuan olahraga di Kota Denpasar.
 
Informasi dan kritik yang disampaikan media massa, lanjut Mardika, juga telah membuat cabang-cabang olahraga berupaya sekuat tenaga meningkatkan prestasinya melalui pembinaan atlet, dan ini sejalan dengan program KONI Kota Denpasar.
 
Terkait target pada Porprov Bali tahun 2019 mendatang di Tabanan, Mardika mengatakan tetap seperti target saat Porprov Bali 2017 di Gianyar, yakni juara umum menggeser dominasi Badung. “Sebagai runner up, tidak mungkin Denpasar menargetkan tetap di peringkat kedua, tentu targetnya lebih tinggi dari yang dicapai sebelumnya,” imbuhnya.
 
Menurutnya, target tersebut tidak berlebihan, karena dari porprov ke porprov selisih medali emas antara Denpasar dengan Badung sebagai juara umum kian sedikit. Dia menambahkan, KONI Denpasar sudah lebih awal mempersiapkan atletnya agar target juara umum mampu diraih.
 
“Saya kira apa yang dilakukan cabor-cabor sudah sejak dulu dalam mempersiapkan atletnya supaya lebih bagus prestasinya di Porprov Bali 2019. Begitu juga dengan cabor taekwondo yang selama ini konflik, juga sudah ada upaya rekonsiliasi sehingga saat porprov di Tabanan nanti kami bisa mengikutikan taekwondoin terbaik kami,” demikian Nyoman Mardika.