Bali Tribune, Selasa 12 Desember 2017
Diposting : 10 August 2017 20:22
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Fredrik Billy
Keterangan Gambar: 
Fredrik Billy

BALI TRIBUNE - Pengprov Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Bali sejauh ini belum mendapatkan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari Pengurus Besar Perkemi terkait gelaran PON Remaja II tahun 2018 di Kalimantan Timur.

“Kami sedang menunggu juklak dan juknis cabor kempo untuk pelaksanan PON Remaja II tahun depan di Kaltim. Sejauh ini yang kami terima dari PB Perkemi hanya pemberitahuan kalau kempo bakal dipertandingkan pada PON Remaja II. Mengenai detilnya belum,” ucap Ketua Harian Perkemi Bali, Fredrik Billy di KONI Bali, Rabu (9/8).

Detil dimaksud, kata Billy yang juga Bidang Hukum dan Etika KONI Bali, adalah menyangkut nomor pertandingan dan persyaratan lainnya. Sebab pada gelaran PON Remaja I di Jawa Timur tahun 2014 silam, lanjut dia, kempo tidak dipertandingkan.

“Jadi setelah ada juklak dan juknis dari PB Perkemi terkait kelas yang dipertandingkan, kami segera menggelar seleksi kenshi remaja Bali untuk dikirim ke PON Remaja II di Kaltim tahun depan. Ini saya kira perlu segera dipersiapkan agar mampu meraih prestasi maksimal,” katanya.

Begitu juga, walaupun nanti dari ajang Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar muncul kenshi remaja keluar sebagai juara, menurut Billy kenshi tersebut juga wajib mengikuti seleksi yang akan diadakan Perkemi Bali. “Saya tidak tahu, apakah ada kenshi remaja turun di Porprov Bali nanti,” tambahnya.

PON Remaja II sedianya digelar tahun 2017 ini di Semarang, Jawa Tengah, namun karena di waktu bersamaan dan di tempat yang sama digelar Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), maka ditunda dan dipindah ke Kalimantan Timur tahun 2018.

Billy mengatakan, gelaran PON Remaja II memerlukan pembahasan lebih lanjut antar-KONI Provinsi se-Indonesia. Bagi Bali sendiri, tambah Billy, keikutsertaan pada PON Remaja II sangat penting untuk mengukur sejauhmana perkembangan pembinaan atlet-atlet remaja Bali berbicara di kancah nasional. “Ingat, pada PON Remaja I/2014 di Surabaya Bali berada di posisi keenam,” imbuhnya.

Billy juga mengatakan, kenshi-kenshi remaja Bali sebenarnya prestasinya begitu lumayan di ajang nasional. Dalam beberapa kejuaraan nasional yang melibatkan atlet kempo remaja, lanjut dia, Bali selalu menorehkan prestasi membanggakan.

“Kalau untuk takaran nasional, kenshi remaja Bali lumayan diperhitungkan lawan-lawannya di Tanah Air, ya nanti ajang nasional yang menentukan seperti PON Remaja di Kaltim kami berharap Bali juga berprestasi,” pungkasnya.