Bali Tribune, Sabtu 19 Agustus 2017
Diposting : 12 August 2017 13:02
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Perseden
Keterangan Gambar: 
Pemain Perseden Agus Kayun saat membawa timnya menang lawan PS Gianyar belum lama ini di Stadion Kompyang Sujana Denpasar.

BALI TRIBUNE - Perseden Denpasar secara resmi mengajukan protes terhadap salah seorang pemain Persekaba Bali Noldy Saputra soal keabsahannya, dimana Noldy sendiri oleh Persekaba Bali diturunkan saat final Liga 3 Tahun 2017 melawan Perseden, Minggu (6/8) lalu di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar.

Protes itu karena nama Noldy Saputra dengan nomor punggung 7 itu merupakan pemain Persibas Banyumas, Jawa Tengah yang berada di kompetisi Liga 2 PSSI Tahun 2017. Waktu di Persibas main di posisi tengah. Namun saat di Persekaba main di posisi winger.

“Kami resmi mengajukan protes terhadap status pemain tersebut di atas, yang mengacu pada pasal 28 huruf g, h dan i regulasi Liga 3 tahun 2017,” ungkap Sekretaris Perseden Denpasar, Nyoman Merta didampingi pelatih Perseden Nyoman Ambara di Denpasar, Jumat (11/8).

Noldy Saputra yang juga pemain eks PON DKI, menurut Nyoman Merta dari aturan jika profesional harus jeda satu tahun, sehingga tahun depan baru boleh jika ingin bermain di Liga 3. Lain ceritanya jika naik dari liga 2 main di Liga 1 bisa langsung promosi. Namun ini sangat berbeda untuk Noldy Saputra. “Kami tidak protes hasil pertandingan, tapi keabsahan pemain Noldy itu,” tegas Nyoman Merta.

Kata dia, Manajemen Tim Perseden I Gusti Ngurah Anom Jaksa Saputra bersama Sekretaris I Nyoman Merta telah mengajukan protes secara resmi sehari usai pertandingan. “Protes awal ke panitia Kompetisi Liga 3 PSSI Provinsi Bali ditembuskan ke Ketum PSSI Pusat di Jakarta dan Ketua Asprov PSSI Bali,” tandas Nyoman Merta.

Pelatih Perseden Nyoman Ambara berharap sekecil apapun pengaduan wajib direspon untuk pembenahan sepakbola Indonesia. Sebab sampai saat ini belum ada respon resmi. Padahal pihaknya sudah sangat menunggunya.

Kata dia, karena regulasi Liga 3 khusus pasal 28 ayat 1 poin C, status pemain amatir. Pemain yang sudah terdaftar di Liga 1, Liga 1 U-19, dan Liga 2, tidak dapat bermain di Liga 3 pada tahun yang sama. Dan, Noldy statusnya memang masih pemain profesional.

Soal kenapa di MCM tidak dilihat nama, karena grup kedua tim dikatakan beda. Pada saat semifinal juga juara grup sama-sama jadi tuan rumah. Dia menambahkan, Noldy awalnya asal klub PSHW Ajibarang Banyumas, menggunakan biodata kelahiran 1993. Menggajukan alih status ke Persibas Banyumas dari pemain amatir ke profesional.

Alih status itu disetujui Joko Driyono pada tanggal 10 Mei 2017. Akhirnya Noldy didaftarkan ke Liga 2 melalui Persibas Banyumas, Jateng. Statusnya masih profesional, ujung-ujungnya dia malah main di Persekaba Bali. Tapi ini tidak ada permohonan alih status dan durasi waktu pengalihan status belum cukup.

Perlu diketahui, jika protes Perseden Denpasar benar, nasib juara Persekaba bisa terancam dianulir. Karena merujuk dari regulasi pasal 35 poin 5, klub yang terbukti menggunakan pemain tidak sah akan dikenakan sanksi. Sanksi gol kekalahan ditambah 3 gol minus, kemenangan atau hasil imbang dibatalkan dan dinyatakan kalah 0-3, jumlah nilai kemenangan yang telah diperoleh dikurangi 3.