Diposting : 23 June 2017 21:33
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Nasser Attamimy
Keterangan Gambar: 
Nasser Attamimy

BALI TRIBUNE - Jumlah peserta klub futsal mengikuti hajatan Liga Futsal Nasional (LFN) Zona Bali tahun 2017 jauh berkurang dibandingkan hajatan yang sama pada tahun lalu. Demikian disampaikan Sekum Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Bali, Nasser Fakhri Attamimy.

“Hajatan tahun 2016 silam pesertanya untuk putra sebanyak 12 klub futsal dari seluruh Bali, dan 7 klub futsal putri. Namun tahun ini, Liga Futsal Nasional Zona Bali diikuti 8 tim putra dan 3 tim putri,” ujar Nasser Attamimy, Kamis (22/6) di Denpasar.

Ia mengingatkan, LFN adalah penjenjangan menuju klub futsal profesional karena juara zona Bali akan masuk regional dan semifinalis nasional akan masuk liga profesional. Ia menambahkan, meski dari sisi jumlah peserta berkurang, namun tidak mengurangi atmosfer persaingan.

“Rivalitas tetap berlangsung ketat. Karena setidaknya pasti ingin menjadi wakil Bali di kejuaraan profesional untuk mendongkrak daya saing Bali secara nasional,” terang Nasser Attamimy.

Kata dia, bahkan sang juara bertahan di bagian putra Scudetto Jembrana absen untuk tahun ini. Sementara di bagian putri klub futsal Budi Utomo tetap ambil bagian.

Dia menambahkan, padahal proses pendaftaran sudah dimulai sejak Februari 2017 lalu. Jadi, peserta liga futsal U-23 untuk Provinsi Bali itu hanya diikuti Nyarik FC, Fantasy Futsal Indonesia, Freedom FC, Porprov Badung, Semarapura United FC, Undiksha FC, Kenamba Umbai FC, dan Gianyar FC. Sedangkan di bagian putri U-21 yakni Budi Utomo FC, Paradise Futsal Angels FC, dan Meazza Freedom FC. “Untuk LFN akan digulirkan 2-9 Juli,” imbuh Nasser.

Selain itu, nanti ada program penyegaran wasit berlangsung tanggal 1 Juli 2017 di Meazza Futsal melibatkan 14 wasit futsal yang telah mengikuti sertifikasi awal Januari 2016.

Sedangkan untuk LFN, verifikasi data tim dilakukan tanggal 1 Juli 2017 dan dilanjutkan juga dengan Technical Meeting di Meazza Futsal. “Sistem untuk U-21 Putri home tournament dengan setiap tim bertanding sebanyak 2 kali. Poin tertinggi keluar sebagai juara. Dan, untuk U-23 Putra dibagi 2 grup dan selanjutnya semifinal dan final,” papar Nasser.