Diposting : 14 August 2019 14:57
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Bali Tribune/ KE NTB – Petarung Gianyar yang akan diterjunkan ke ajang Porprov Bali XIV/2019 Tabanan saat berujicoba ke NTB.
balitribune.co.id | Denpasar - Petarung Kabupaten Gianyar yang dipersiapkan berlaga di ajang Porprov Bali XIV/2019 Tabanan melakukan lawatan ke Nusa Tenggara Barat (NTB) dan melakukan uji coba dengan petarung Pra-PON NTB, 9-11 Agustus lalu.
 
Ketua Koordinator Pelatih Pengkab Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Gianyar, Wayan Sirka mengatakan pada latih tanding tersebut petarung Gianyar mendapatkan pelajaran sangat berharga sebelum nantinya bertarung berebut medali di Tabanan.
 
“Kami mendapatkan modal bagus sebelum para petarung berlaga di Porprov Bali, September mendatang. Sebab, yang kami hadapi adalah tim Pra-PON NTB,” katanya, Selasa (13/8). Ia menambahkan, di uji coba itu pihaknya memboyong 16 petarung terdiri dari 9 petarung putra, 5 petarung putri dan 1 pasang seni gerak.
 
Dipilihnya NTB, kata dia, karena provinsi itu memiliki petarung yang berkualitas hingga nasional. “Misi kami yaitu untuk latih tanding untuk mengevaluasi hasil latihan serta silaturahmi," ucap Wayan Sirka saat dihubungi dari Denpasar.
 
Dipaparkannya, dalam proses latih tanding itu berlangsung ketat, bahkan seimbang. Dan petarung Gianyar bisa mengimbangi petarung Pra-PON yang diturunkan oleh NTB. Hanya saja, hasil try out ini tetap akan dievaluasi, karena masih terlihat beberapa petarung yang mesti digenjot fisik maupun tekniknya.
 
"Terutama petarung pemula kami. Mental dan fisiknya masih harus diasah. Petarung NTB juga memberikan tekanan kepada kami saat latih tanding itu. Di sisa waktu menjelang Porprov Bali, kami rasa kekurangan itu bisa ditingkatkan," tegas Sirka.
 
Soal target dari KONI Gianyar, pihaknya tak ingin menjadikan beban dan berupaya memberikan hasil yang terbaik. Sekedar catatan, Gianyar dua tahun lalu menjadi juara umum II dengan meraih 4 emas dan 5 perunggu. Pencapaian itu masih di bawah Badung yang keluar sebagai juara umum I dengan 7 emas, 2 perak dan 3 perunggu.
 
Namun, Gianyar memiliki peluang untuk meraih emas, mengingat ada 5 petarung Gumi Seni yang saat ini masuk dalam tim bayangan Pra-PON Bali. Hanya saja, hal itu tidak dianggap sebagai keuntungan besar.
 
"Dari segi latihan, memang mereka (petarung bayangan Pra-PON Bali) mendapat porsi lebih. Tapi pembuktiannya nanti kan di Porprov Bali. Kalau mereka juara, otomatis akan masuk tim definitif Pra-PON. Mudah-mudahan semua petarung bisa memberikan yang terbaik untuk Gianyar," tandasnya.(u)
https://www.instagram.com/hondafansbali/