Diposting : 6 December 2018 00:29
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
PENILAIAN – Acara penilaian pelaksana terbaik Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan dan BBGRM Tingkat Provinsi Bali, di Desa Kaliakah, Selasa (4/12).
 BALI TRIBUNE - Penilaian Pelaksana Terbaik Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM)  Tingkat Provinsi Bali di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara tahun 2018 dilaksanakan di Kantor Desa Kaliakah, Selasa (4/12). 
 
Kedatangan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster yang juga sebagai Ketua Tim Penilai disambut oleh Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Ketua Tim Penggerak PKK Jembrana Ny Ari Sugianti Artha, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Ny Ani Setiawarini Kembang Hartawan, pengurus PKK Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana, Kepala OPD Pemkab Jembrana, Camat dan Kepala Desa se Kecamatan Negara.
 
Bupati Artha mengatakan banyak hal yang telah dilakukan Kabupaten Jembrana dengan visinya yaitu terwujudnya peningkatan kualitas SDM yang unggul dan berdaya saing dalam rangka optimalisasi pemanfaatan SDM menuju masyarakat Jembrana yang sejahtera. "Berbagai upaya yang dilaksanakan oleh Pemkab Jembrana diantaranya dengan pemberdayaan masyarakat melalui kelompok dasa wisma, peningkatan peran kader dalam posyandu, pelayanan kesehatan, program keluarga berencana, meningkatkan rumah tangga berperilaku hidup bersih dan sehat, meningkatkan kualitas pemberdayaan dan ketahanan keluarga merupakan tujuan yang hendak dicapai melalui kegiatan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Jembrana" papar Bupati Artha.
 
Bupati Artha juga menyatakan Pemkab Jembrana selalu melakukan inovasi dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melibatkan berbagai macam petugas/instansi terkait, termasuk memberikan pelayanan kesehatan dasar sampai pada rujukan tetapi tidak mengesampingkan upaya promotif dan preventif dengan harapan meningkatnya derajat kesehatan masyarakat Jembrana. Bupati Artha berpesan agar nantinya peserta lomba tidak hanya melakukan terbaik pada saat lomba, namun selalu mengimplementasikan apa yang dilakukan dalam lomba dalam kehidupan sehari-hari. “Saya berharap peserta melakukan yang terbaik, dan nantinya hal yang dilakukan dalam lomba juga selalu di implementasikan setiap hari” imbuhnya.
 
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster menyoroti pentingnya peran wanita dalam keluarga, "Sebenarnya dari zaman ke zaman, dalam sebuah keluarga sudah ada peran masing-masing, dengan pembagian yang adil," ujar Ibu Putri Koster. 
 
Putri menambahkan apabila seorang perempuan menganut emansipasi secara kebablasan maka akan tercerabut dari akarnya. Dengan demikian, peran sebagai benteng keluarga yang selama ini dilaksanakan perempuan, tidak akan berjalan dengan maksimal. Demikian pula, peran utama untuk menjaga anak sebagai generasi muda bangsa, akan tidak berjalan dengan baik pula. 
 
Putri Koster juga mengingatkan untuk mewujudkan Hatinya (halaman asri tertata indah dan nyaman) PKK. Di mana setiap jengkal tanah pekarangan rumah mesti dimanfaatkan dengan penanaman beragam tanaman. Jika peran ibu dalam dilakukan dengan baik, maka ke depan akan hadir generasi muda yang berkarakter ketimuran dan berbudi luhur. Sehingga akan muncul generasi pemimpin teguh yang kokoh dan kukuh di Republik Indonesia.