Diposting : 1 December 2018 13:12
Agung Samudra - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
JEBOL - Plafon di pintu masuk Ruang Jempiring RSUD Bangli yang jebol, Jumat (30/11).

BALI TRIBUNE - Bagian plafon ruang jempiring RSUD Bangli jebol. Tentu kondisi itu sangat membahayakan baik bagi pasien yang sedang dirawat, juga bagi penunggu pasien serta para medis. Diduga jebolnya plafon berbahan gypsum karena kurang kuatnya kontruksi pegangan plafon dari alumunium. Selain itu di titik plafon yang ambrol terjadi bocor.

Pantauan di lokasi, titik lokasi ambrolnya plafon terlihat di depan pintu masuk ruang jempiring yang notabane ruang rawat anak, nampak air merembes dari plafon yang jebol. Kondisi sama juga terlihat di dalam ruangan jempiring dan selasar menuju ruang IGD. “Kalau tidak segera ditanganii tentu sangat membahayakan,sewaktu- waktu plfon lainya bisa ambrol,” ujar salah seorang pengunujung pasien, Jumat (30/11).

Memang sejauh ini ambrolnya plafon belum sampai memakan korban, namun dalam kondisi seperti ini yang intensitas hujannya cukup tinggi tidak menutup kemungkinan plafon lainya ambrol. Pria asal kota Bangli ini menduga ambrolnya plafon karena tidak kuatnya rangka plafon menyangga plafon berbahan gypsum. Selain itu rembesan air hujan yang masuk kecelah- celah rangka pafon juga sebagai pemicu ambrolnya plafon. ”Untuk plafon menggunakan bahan gypsum yang seharusnya aman dari air,” jelasnya. Sementara informasi di lapangan, gedung tersebut baru tahun lalu direnovasi.

Terpisah Wadir Penunjang Sarana Prasarana RSU Bangli I Wayan Suastika tidak menampik kondisi tersebut. Memang di beberapa titik plafonya jebol, salah satunya di ruang Jempiring. Ruang jempiring merupakan ruang perawatan ada yang ada dilantai II sedangkan diatasnya masih tahap pengembangan. Pihaknya menjelaskan jebolnya plafon tersebut akibat di atasnya ada genangan air, kemudian merembes ke celah-celah plafon.

“Plafon yang di Jempiring ada beberapa yang jebol karena ada genangan air dan merembes. Diatas ruang Jempiring sedang dilakukan pekerjaan penyelesaian untuk gedung manajemen. Pada saat pemasangan keramik sempat air tergenang dan ada rembesan,” jelasnya sembari menyebutkan kejadian belum lama ini. Wayan Suastika menyampaikan, pihaknya akan segera pelakukan perbaikan plafon jebol tersebut. “Kami akan segera lakukan perbaikan atas kerusakan tersebut,” imbuhnya.