Diposting : 7 November 2018 22:48
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Dino Dinatha
BALI TRIBUNE - Menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Biliar yang bakal dilangsungkan di Click Square, Bandung, Jawa Barat, 24 November – 2 Desember mendatang, Pengprov POBSI Bali memastikan mengirimkan 7 pebiliar andalannya.
  
Seperti diutarakan Ketua Umum POBSI Bali, Njoo Daniel Dino Dinatha, didampingi Wakil Ketua Umum, Willy Soedarno yang merangkap manajer tim kejuarnas biliar Bali, tujuh pebiliar itu di bagian putri yakni, Dhitya Oktora, Meynanda dan Pretty Septyana.
 
Sedangkan di bagian putra yakni Irwan Limardi, Made ‘Marsel’ Tirta, Barry Stanly dan Edy ‘King Kong’ Wirawan. “Tujuh pebiliar itu telah diputuskan dalam rapat bersama dengan para pengurus,” ungkap Dino Dinatha, Selasa (6/11).
 
Tujuh pebiliar tersebut dipilih lanjutnya, juga disisipin dengan pebiliar putra dan putri pelapis, termasuk pebiliar regenerasi masa depan Bali. Bahkan Meynanda merupakan pebiliar putri Bali yang kini masih berusia 15 tahun.
 
“Kami memang harus melakukan regenerasi dan generasi pebiliar mulai dari sekarang. Jika tidak kapan lagi Bali mampu memunculkan regenerasi pebiliar masa depan. Dan dipilihnya Kejurnas karena even itu sifatnya bukan even berjenjang. Berbeda dengan pra-PON maupun PON. Jadi itulah kesempatan kami menyisipkan pebiliar pelapis dan pebiliar belia,” tambah Dino Dinatha.
 
Lantas daerah mana yang menjadi rival bagi Bali sendiri nantinya ? Pihaknya menyebutkan rival nantinya datang dari tuan rumah Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara (Sumut), Kalimantan Barat (Kalbar), Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim).
 
Di lain pihak, Willy Soedarno menambahkan, kejurnas itu memang dijadikan untuk menambah pengalaman dan mental bertanding, terutama penbiliar pelapis dan pebiliar muda Bali. “Kalau pebiliar andalan kan nantinya ada evennya sendiri, seperti pra-PON dan PON XX/2020 di Papua mendatang,” demikian Willy Soedarno.