Bali Tribune, Sabtu 18 November 2017
Diposting : 29 September 2017 20:08
Ketut Sugiana - Bali Tribune
pancasila
Keterangan Gambar: 
PEMBINAAN - Aparat Polres Klungkung gelar operasi tekan radikalisme dan premanisme.

BALI TRIBUNE - Untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta terwujudnya situasi yang aman dan nyaman, Polres Klungkung dengan ujung tombak satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas), melaksanakan Operasi Bina Waspada Agung 2017. Operasi yang digelar selama 14 hari dari tanggal 27 September s/d 10 oktober mendatang.

Seperti yang dilakukan oleh Personil Polres Klungkung dibawah pimpinan Kasubag binluh sat Binmas Polres Klungkung Ipda I Made Sutama, Kamis (28/9)  memberiikan pembinaan kepada masyarakat pesisir pantai agar bersama-sama dengan aparat kepolisian menjaga keamanan wilayah tempat tinggalnya dan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan agar segera melaporkan kepada pihak yang berwajib.

Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto SiK ditemui menyatakan operasi ini bertujuan untuk mengantisipasi masuk nya paham radikalisme,terorisme dan kelompok anti Pancasila yang sangat mengkhawatirkan akan persatuan dan kesatuan yang merongrong keutuhan  NKRI. Kegiatan operasi ini personel Polres Klungkung langsung menyentuh kepada masyarakat dengan memberikan pencerahan akan bahaya serta dampak paham Radikalisme maupun Anti Pancasila. “Dengan momen ini, Polres Klungkung akan memberikan pencerahan kepada seluruh lapisan masyarakat akan bahaya serta dampak yang diakibat kan dari paham Radikalisme, Terorisme maupun Anti Pancasila,”jelasnya.

Walaupun kegiatan Operasi Bina Waspada Agung - 2017 ini hanya dilaksanakan selama 14 hari, Polres Klungkung akan terus dilanjutkan  dengan kegiatan rutin  pengamanan untuk memberikan peringatan serta himbauan kepada masyarakat tentang bahayanya paham radikalisme, terorisme dan sikap anti pancasila.