Diposting : 15 July 2017 13:48
release - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
PORSENIDES PEJENG KANGIN- Perdayakan seniman lokal, Desa Pejeng Kangin menggelar Porsenides yang berlangsung hingga Minggu (23/7) pekan depan. Tampak perwakilan salah satu banjar di desa itu tampilkan tarian serangkaian pembukaan Porsenides dimaksud belum lama ini.

BALI TRIBUNE - Guna membangkitkan hak asal usul maupun kearifan lokal di masing-masing banjar. Desa Pejeng Kangin menggelar Pekan Olah Raga dan Seni Desa (Porsenides). Kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Gianyar, Made Mahayastra di lapangan Bajar Cemadik desa setempat belum lama ini. Tampak hadir menemani Wabup, Ny. Surya Adnyani Mahayastra, SKPD terkait, Camat Tampaksiring serta sejumlah undangan dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Perbekel Purnadi Yoga melaporkan, Porsenides merupakan salah satu media dalam menggali, melestarikan serta memberdayakan seniman lokal. “Sehingga potensi di delapan banjar se-Desa Pejeng Kangin mulai bangkit,”tegasnya.

Menurut Dia, Porsenides yang bertemakan menggugah tradisi budaya lokal dalam ke-bhinekaan ini digelar selama 12 hari atau berakhir, Minggu (23/7) pekan depan.

Acara pembukaan diwarnai dengan penampilkan parade beleganjur asal 8 banjar diawali penampilan sekeha beleganjur asal Banjar Tegal Saat, lanjut Banjar Cagaan Kaja, Banjar Cemadik, Banjar Pengembungan, Banjar Uma Kuta, Banjar Pesalakan, Banjar Uma Dawa dan terakhir Banjar Cagaan Klod.

Pad pementasan itu, tiap perwakilan banjar diberikan durasi pentas tampil di panggung kehormatan selama 20 menit dan dilanjutkan peserta berikutnya.

“Kami berharap Porseni mampu membangkitkan hak asal-usul dan kearifan lokal semua banjar,”ucap Perbekel Purnadi Yoga.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pelaksanaan berbagai lomba, permainan dan kegiatan sosial seperti pertandingan Bola Voli, Tenis Meja dan Bulutangkis.

Porsenides juga dirangkai dengan pertandingan Catur serta permainan tradisional, lanjut pengobatan gratis, yoga, senam lansia, pelatihan kecantikan hingga membuat canang rebong. Sedangkan hadiah akan diserahkan saat penutupan (23/7) mendatang.

Terkait pendanaan, Porsenides ini bersumberkan APBDes Pejeng Kangin tahun 2017, sumbangan pihak ketiga serta bantuan Wakil Bupati Gianyar. Kegiatan yang akan dilaksanakan setiap tahun ini juga dirangkai dengan Ulang Tahun Desa Pejeng Kangin ke-37 dan Porsenides yang ke-27.

“Kami berharap seluruh partisipasi masyarakat, serta ucapkan terima kasih kepada semua pihak,” pungkas Perbekel Purnadi Yoga.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Gianyar, Made Mahayastra mengapresiasi pelaksanaan Porsenides Pejeng Kangin. Ia berharap setiap desa mampu melaksanakan Porsenides dengan mengoptimalkan APBDes serta potensi desa masing-masing.

“Sehingga julukan Bumi Seni bisa dirasakan semua kalangan,” ucp Wabup Mahayastra.

Dia menambahkan, disamping mampu melestarikan budaya yang adiluhung, kegiatan semacam ini juga diharapkan salah satu penunjang kesejahtraan masyarakat.

Menurut Wabup, seni di desa tidak kalah dengan di kota, sehingga desa mampu menjadi penunjang pariwisata dan membangun Indonesia dari pinggiran.

“Jika Porsenides mampu dilaksanakan secara rutin hingga Juli di tahun berjalan, maka akan berkesinambungan dengan kegiatan Porsenicam di kecamatan,” kata Mahayastra.