Diposting : 13 July 2018 12:53
Komang Arta Jingga - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Ombudsman Perwakilan Bali usai mengecek SMP yang kelebihan siswa di Tabanan, kemarin.
BALI TRIBUNE - Adanya kelebihan jumlah siswa yang tidak sesui Petunjuk Teknis (Juknis) di beberapa SMP favorit di Tabanan, membuat asisten Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali turun ke Tabanan, Kamis (12/7). Mereka mengecek ke sejumlah sekolah SMP di Tabanan untuk mengetahui kejelasan. Memang ada ditemukan indikasi terutama di sekolah favorit kelebihan siswa yang tidak sesuai juknis.
 
Sekitar pukul 10.00 Wita Asisten Ombudsman Perwakilan Bali, Ida Bagus Kade Oka Mahendra bersama rekannya Titen Oktarini tiba di Tabanan. Mereka langsung mengecek beberapa SMP di Tabanan terutama SMP Favorit.  
 
Dijelaskan Ida Bagus Kade Oka Mahendra, setelah kroscek ke lapangan, memang ada beberapa sekolah dengan jumlah siswa yang melebihi juknis. Hanya saja belum bisa dijelaskan sekolah mana saja, karena baru data awal. "Ini baru data awal nanti akan dicek dulu," jelasnya. 
 
Bahkan di hari yang sama, pihaknya juga merencanakan bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Tabanan Gede Susila, hanya saja Gede Susila tidak bisa ditemui sebab sedang melaksanakan rapat di provinsi. "Kami sekarang mau ketemu Sekdis menanyakan tentang hasil data yang kami ambil," tegas Mahendra. 
 
Menurut Mahendra, data-data yang didapatkan ini akan dikumpulkan terlebih dahulu. Apakah benar kebenaranya atau seperti apa. "Jadi sekarang belum bisa dijelaskan gamblang, karena data ini akan dirapatkan di kantor setelah itu hasil akan dibawa ke Dinas Pendidikan Tabanan sesuai dengan petunjuk pimpinan kami," tegasnya.