Bali Tribune, Rabu 18 Juli 2018
Diposting : 1 October 2016 11:07
Djoko Purnomo - Bali Tribune
PON
Keterangan Gambar: 
Taekwondoin Bali nomor poomse saat berlaga di PON Jabar.

Bandung, Bali Tribune                 

Pra-PON Remaja taekwondo yang menjadi ajang perebutan tiket untuk berlaga pada PON Remaja, di Semarang Jawa Tengah (Jateng), Juli tahun depan, dipastikan bakal dihelat pada November mendatang di GOR POPKI Jakarta.

Seperti diutarakan pelatih taekwondo Pengprov TI Bali, Eko Saputro, dalam ajang Pra-PON nantinya bakal dipertandingkan nomor kyorugi atau laga putra dan putri, begitu juga dengan poomse putra dan putri.

“Untuk kyorugi putra dipertandingkan 5 nomor dan poomse dua nomor. Begitu juga untuk kyorugi dan poomse putri. Satu lagi, nomor poomse mix atau campuran,” papar Eko Saputro saat mendampingi manajer tim PON senior Bali, Tjhin Johanes di Bandung, Jumat (30/9).

Kyorugi putra disebutkannya terdiri dari kelas under 48 kg, under 51 kg, under 55 kg, 59 kg dan 63 kg. Sementara untuk kyorugi putri yakni under 44 kg, under 46 kg, under 49 kg, under 52 kg dan under 55 kg.

“Nomor poomse sendiri terbagi dari poomse individu dan tim untuk putra dan putri. Pastinya Bali juga akan mempersiapkan para taekwondoin juniornya. Pasalnya meski ada taekwondoin junior tapi sudah turun di PON senior, sudah pasti tidak boleh turun di Pra-PON Remaja nanti, itu merupakan suatu aturan yang sudah ada,” papar Eko Saputro.

Hanya saja untuk bagaimana sistem mempersiapkan tim taekwondo PON Remaja Bali, pihaknya masih belum bisa memastikan. Apakah melalui seleksi atau perangkingan kualitas taekwondoin remaja. “Semua itu nantinya akan kami tunggu dari arahan Pak Ketua Umum TI Bali dulu,” sebutnya.

Di lain pihak, Tjhin Johanes yang juga Ketua Umum Pengkab TI Badung mengutarakan, kalau taekwondoin remaja atau junior yang berkualitas, sangat banyak di Badung. “Kalau nantinya ada taekwondo junior dari Badung yang bagus dimasukkan ke tim Pra-PON Remaja, kami akan selalu siap memberikan untuk Bali,” pungkas Tjhin Johanes.

PON Remaja di Jawa Tengah, tahun depan merupakan kali kedua diadakan setelah sebelumnya pada tahun 2014 digelar di Jawa Timur. PON Remaja ini menjadi ajang puncak prestasi bagi atlet-atlet remaja di seluruh Tanah Air. 

Sama seperti PON XIX/2016 Jawa Barat yang baru saja usai, dimana Bali bertengger di posisi keenam, untuk PON Remaja II, Bali juga akan mengirimkan atletnya. Kini KONI Bali sedang mempersiapkan sistem rekrutmen atlet PON Remaja tersebut.