Diposting : 20 April 2017 20:09
Komang Arta Jingga - Bali Tribune
tanah lot
Keterangan Gambar: 
PUJAWALI - Ribuan umat Hindu, Rabu (19/4), memadati Pura Tanah Lot serangkaian upacara pujawali.

BALI TRIBUNE - Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot, Kediri, Tabanan, tak pernah sepi pemedek. Seperti terlihat, Rabu (19/4), ribuan umat Hindu memadati pura di tengah laut ini serangkaian upacara pujawali. Pemedek datang dari berbagai daerah di Bali. Antrean mulai terasa sejak pagi hingga malam hari. Piodalan di Tanah Lot ini juga bersamaan dengan Pura Batu Bolong dan Pura Penataran di kawasan di Tanah Lot. Walaupun cuaca panas, namun tidak mempengaruhi niat pemedek untuk bersembahyang.

Iring-iringan pemedek menambah keindahan wisata Tanah Lot. Tak jarang, wisatawan berburu mengabadikan momen langka tersebut. Menjelang sore, arus wisatawan semakin bertambah. Mereka ikut berbaur di bibir pantai bersama para pemedek. Menurut Manajer Operasional DTW Tanah Lot, Toya Adnyana, upacara piodalan ini menambah daya tarik wisatawan. Karena itu, banyak yang menunggu upacara ini untuk menikmati kawasan wisata Tanah Lot. Bahkan, mereka rela menunggu seharian untuk bisa mengabadikan moment yang paling digemari wisatawan asing ini. “Wisatawan sangat antusias melihat langsung prosesi keagamaan di DTW Tanah Lot,” ujarnya.

Ditambahkan untuk pemedek lokal kebanyakan berdatangan antara pukul 05.00 – 07.00 pagi harinya, karena pas itu air laut sedang surut-surutnya. Untuk upacara Ngaturang Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot sendiri dilaksanakan sejak pukul 01.00 wita dinihari sampai 23.00 wita dan dipuput oleh Pemangku Gede Pura Luhur Tanah Lot, Mangku Semudra. Kegiatan mencapai puncak keramaian pada pukul 18.00 wita sampai malam hari. “Disini kita juga dibantu oleh teruna teruni dari Desa Pekraman Beraban yang ngaturang ayah secara bergilir. Mereka sudah mulai ngayah dari hari Minggu (16/4) . Jadi dari masing-masing banjar adat di Desa Pekraman Beraban, secara bergiliran sekaa teruna teruninya ngaturang ayah di Pura Luhur Tanah Lot. Biasanya mereka secara bergilir dari pagi sampai malam hari,” jelasnya.

Toya menambakan, jika air laut sedang pasang, pihak panitia akan memasang tali sepanjang area beji fungsinya untuk membantu pemedek yang akan bersembahyang ke luhur ataupun yang akan mepamit selesai bersembahyang. Sementara satu hari sebelumnya, atau Selasa 18 April 2017 dilaksanakan upacara Ngebejian Ida Bethara di Beji Kaler Pura Luhur Tanah Lot. Upacara itu dilaksanakan pukul 17.00 wita, untuk menyucikan atau membersihkan semua pratima yang akan dipakai dalam piodalan besoknya dengan air suci dari Beji di Pura Luhur Tanah Lot.