Diposting : 16 September 2019 16:32
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Bali Tribune/ ESTAFET – Pelari nomor estafet 4x100 m putri Kota Denpasar yang berhasil meraih medali emas di hari terakhir, Minggu kemarin.
balitribune.co.id | Tabanan - Tim atletik Denpasar keluar sebagai juara umum Porprov Bali XIV/2019 Tabanan setelah menyabet 11 emas, 11 perak, 6 perunggu. Di posisi kedua ditempati Badung yang terpaut 1 emas saja. Cabor ini resmi berakhir Minggu (15/9) di Stadion  Debes.
 
Sedangkan Buleleng berada di posisi III dengan raihan 5 emas, 1 perak dan 6 perunggu. Sementara posisi empat sampai sembilan ditempati Tabanan dengan 2 emas, 3 perak, 1 perunggu, Klungkung dengan 2 emas, 1 perak, 1 perunggu, Bangli dengan 1 emas, 2 perak, 5 perunggu, Jembrana dengan 1 emas, 2 perunggu, Karangasem dengan 2 perak, 6 perunggu dan Gianyar dengan 1 perak, 3 perunggu.
 
Dalam pertandingan hari terakhir kemarin, ada 8 nomor yang dipertandingkan, dan pembagian emasnya terdiri dari Denpasar meraih 2 emas dari nomor lari 800 meter putra dan estafet 4x100 meter putri.
 
Sedangkan, Badung meraih 4 emas dari nomor lompat jangkit putra, lompat tinggi putra, lempar cakram putra dan estafet 4x100 meter putra. Dan Buleleng meraih 2 emas dari nomor lari 800 meter putri dan lari 500 meter putra.
 
Pelatih tim atletik Denpasar, I Nyoman Suteja usai pertandingan mengaku bersyukur atas target yang sudah digenggamnya itu. Hanya saja, raihan emas itu menurun dari Porprov Bali XIV/2017 di Gianyar lalu.
 
“Di Porprov Gianyar Denpasar mendapat 15 emas. Kami melihat perkembangan saat ini merata sekali persaingannya. Dan ada juga nomor unggulan Denpasar yang meleset, seperti di antaranya nomor lari 1500 meter putra, lompat jangkit putri dan lari estafet 4x100 meter putra,” ujar Suteja, seraya menambahkan, usai Porprov Bali, para atlet atletik Denpasar bakal diistirahatkan guna memulai mengikuti event nasional pada November atau Desember mendatang. (u)