Diposting : 20 October 2018 10:37
I Made Ari Wirasdipta - Bali Tribune
Gede Sugianyar saat Orasi bersama Ratusan Relawan dan Simpatisan.
BALI TRIBUNE - Dengan mengambil tempat di depan pasar seni Kertagosa Klungkung, ratusan pendukung dan relawan yang tergabung "Braya Sugianyar" antusias menyambut kehadiran Gede Sugianyar calon DPR RI Periode 2019-2024 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Dapil Bali nomor urut 9.
 
Sugianyar yang selalu membumi dan menyatu kepada masyarakat ini selalu menamkan moto "Berjuang dan Berkarya Membangun Bali".  Alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang yang pernah bekerja 10 tahun di salah satu perusahaan Jepang itu menegaskan dirinya ingin mengabdi demi Bali; bukan mengejar materi. 
 
Pertanian menjadi salah satu hal pokok yang ingin diperjuangkannya demi "keutuhan" Bali. "Saya ingin Bali seperti Bali yang dulu. Bali yang memiliki aktivitas pertanian yang bagus. Kini pertanian kita mundur. Pariwisata telah mengikis pertanian," ucap Sugianyar disambut riuh tepuk tangan simpatisan, Jumat (19/10) di Klungkung.
 
Pengusaha asal Klungkung kelahiran Gianyar, 25 Maret 1955 itu juga berharap pertumbuhan objek wisata di Bali semakin merata. Dalam orasinya, turis masuk desa dinilainya menjadi hal yang bisa diwujudkan guna pemerataan kesejahteraan masyarakat Pulau Dewata. 
 
"Desa wisata, pondok wisata, agro wisata. Ini sangat bagus demi pemerataan. Turis itu tidak di selatan saja (Denpasar dan Badung, red)," tandasnya sembari menyebut perjuangan menuju ke Senayan bukan untuk mengejar materi atau finansial, melainkan benar-benar "ngayah" setelah 30 tahun merantau di luar Bali.
 
Terkait komitmen berjuang ke Senayan, Sugianyar menegaskan kinilah saatnya berjuang demi Bali. "Orang yang bisa berbuat adalah yang sudah selesai dengan dirinya sendiri. Sudah jenuh. Sudah penuh. Sudah tidak memikirkan apa-apa. Karena kini saya maju ke DPR RI, maka seluruh pemikiran siap saya curahkan," tegasnya.