Diposting : 24 November 2017 19:53
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Disdikpora
Keterangan Gambar: 
YOGA ASANAS - Sejumlah siswa saat tampil pada lomba "Yoga Asanas" yang digelar Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar di Wantilan Pura Agung Lokanatha Lumintang, Kamis (23/11).

BALI TRIBUNE - Ratusan siswa mengikuti lomba "Yoga Asanas" yang digelar Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar,  Kamis (23/11) di Wantilan Pura Agung Lokanatha Lumintang. Lomba ini digelar untuk membangun karakter jasmani dan rohani generasi muda secara harmoni.

Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan kegiatan lomba "Yoga Asanas" ini merupakan gerak tubuh yang memadukan antara olahraga, olahnafas, olahrasa dan olahpikir dijadikan satu dalam sebuah penyatuan antara jasmani dan rohani guna melatih perkembangan karakter anak ke depannya.

Ia mengatakan karakter yang melekat pada diri manusia tidak dihasilkan begitu saja, melainkan melalui suatu proses yang dimulai dengan pola pikir, pola bicara, pola laksana dan pola prilaku yang akan menimbulkan suatu karakter atau mental pada anak-anak. "Yoga inilah salah satu jalan untuk hal tersebut," ujarnya.

Rai Mantra mengharapkan kepada kepala sekolah di tingkat SD maupun SMP untuk terus melakukan pembinaan-pembinaan dan kegiatan tentang yoga supaya tersebar secara cepat, menyeluruh serta tepat.

"Yoga itu jangan hanya sekadar sebagai ajang ikut-ikutan, bukan sekadar aktivitas formal dan administrasi, akan tetapi kita harus melakukan aktivitas ini untuk betul-betul merasakan kemanfaatannya untuk anak-anak," ucapnya.

Sementara Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Kota Denpasar, AA. Wijaya Asmara mengatakan dengan telah dikembangkannya "Yoga Asanas" sebagai kegiatan ekstrakulikuler wajib di sekolah-sekolah sejak 2015, setiap tahunnya terus diadakan Lomba "Yoga Asanas" tingkat SD maupun SMP sebagai ajang evaluasi.

"Yoga Asana tidak lagi sebagai pengenalan, namun telah dijadikan media membangun dan membentuk insan manusia yang bugar, sehat jasmani rohani, berkarakter, berbudi pekerti, serta memiliki jati diri berbasis budaya kreatif," katanya.

Lomba "Yoga Asanas" tingkat SD dan SMP telah memasuki tahun ke 3 yang diikuti puluhan kelompok regu dengan masing-masing regu terdiri dari 10 orang peserta dari perwakilan gugus yang ada di Kota Denpasar.