Bali Tribune, Jumat 15 Desember 2017
Diposting : 3 August 2017 19:57
redaksi - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
TUKIK - Warga kumpulkan tukik yang baru meretas di Pantai Kubur, Ketewel. Inset tukik.

BALI TRIBUNE - Ratusan ekor Ratusan tukik, meretas di Pantai Kubur, Ketewel, Sukawati, Rabo (2/8).   Penetasan ini, baru pertamakali  berhasil, setelah telor-telor penyu ini diamankan warga pantai dari gangguan anjing liar. Karena ombak sangat besar, Tukik diamankan dan warga kebingungan mencari tempat pemeliharaan.

Warga Banjar Kubur, sangat berbangga. Setelah sebulan lebih  telor-telor penyu yang ditemukan di sekitar pantai  dikumpulkan dan diamankan, Tukik  akhirnya meretas dengan selamat. Warga pun bergiliran menggelai pasir dengan berhati-hati, untuk memastikan tidak ada tukik yang tertinggal.  ” Jumlahanya pun cukup banyak. Stelah kami hitung ada sekitar 150 ekor,” terang I Nyoman Rawin.

Kali ini, warga tidak berani melepas langsung ke pantai. Karena kondisi ombak yang tidak memungkinkan. Untuk sementara tukik ini dikumpulkan dengan ember. ”Jika kami lepas langsung, pasti akan mati. Tukik ini masih lembek. Dengan ombak besar seperti skarang, tukik  pasti akan terdampar lagi ke pantai dan mati,” terangnya.  

Disebutkan, peretasan ini baru pertama kali berhasil di pantai setempat. Karena sebelumanya, keberadaan telor penyu tidak terselamatkan kerena dimakan anjing liar. Sayang,  kini  setelah berasil diretas,  warga kebingungan untuk memeliharanya. ” Saya sudah melapor ke Perbekel agar dicarikan petugas konservasi,” terangnya.

Ditemui secara terpisah, pengelola peretasan Kura-kura Saba Asri, I Made Kiki, berterimakasih atas informasi itu dan langsung meluncur ke Pantai Kubur. Disebutkan, tukik yang baru lahir  belum siap dilepas , apalagi dalam cuaca sekarang ini. Karena itu, butuh pemeliharaan hingga satu minggu sebelum  dilepas ke laut.  Sabaliknya, tidak bisa di tampung lebih dari seminggu, karena tukik harus segera beradaptasi dengan kondisi alam di lautan, agar ia bisa bertahan hidup.

 Sebagai ucapan terimakasih, Kiki juga akan menghargai upaya pelestarian  yang dilakukan oleh warga itu  dengan mengadopsi tukik itu dengan nilai uang. “Meski tidak banyak,  saya cuma ingin memotivasi agar upaya pelestarian kura-kura ini sangat penting bagi kesimbangan alam,” pungkasnya.