Diposting : 13 April 2018 17:18
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
ontel
Keterangan Gambar: 
Para pecinta sepeda tua atau ontel.
BALI TRIBUNE - Ribuan pecinta sepeda tua dari berbagai negara akan melakukan parade budaya berkeliling kota Denpasar pada puncak acara “International Veteran Cycle Association 2018” (IVCA) di Denpasar, Minggu (15/4) nanti.
 
Ribuan peserta dari berbagai negara akan bersepeda dengan  mengenakan pakaian dari daerahnnya masing-masing dengan menempuh jarak sejauh 25 km. Parade Budaya Sepeda Klasik ini ditargetkan akan memecahkan rekor Guinness Book of Record dalam kategori Parade Sepeda Kalsik Terbesar di Seluruh Dunia.
 
Ketua Panitia IVCA 2018 Bambang Waluyojati saat pertemuan panitia IVCA bersama awak media cetak dan elektronik, Rabu (11/4) di Warung Bendega Denpasar mengatakan IVCA 2018 menjadi ajang berkumpulnya penggemar sepeda tua dari seluruh dunia. Kurang lebih 10 ribu peserta akan meramaikan kegiatan konggres di Denpasar yang juga akan memecahkan rekor Guinness Book of Record dalam kategori Parade Sepeda Kalsik Terbesar di Seluruh Dunia. “Acara ini sekaligus menjadi kesempatan yang bagus untuk memperkenalkan budaya Indonesia karena merupakan cermin kekayaan budaya kita,” ujarnya.
 
Bambang Waluyojati menambahkan adapun rangkaian acara IVCA di Bali khusunya di Kota Denpasar akan meliputi cultural ride sejauh 20 km. Disamping itu juga ada kegiatan lingkungan diisi dengan penanaman pohon manggrove di kawasan Pantai Serangan, dilanjutkan dengan Vintage Bicycle Village dengan tema “Kampoeng Jadoel” serta fun race berbagai kategori. Pada puncak acara peserta akan melakukan parade sepeda internasional berkeliling Denpasar sejauh 25 km dengan pakaian khas negara masing-masing dalam semangat keberagaman. Sedangkan peserta dari Indoensia akan mengenakan pakaian tradisional dari berbagai daerah. “Kurang lebih dalam parade puncak ini akan ada 8000 sampai 10000 peserta. Dalam parade ini akan melintasi sejumlah objek-objek wisata yang ada di Denpasar, sehingga selain berparade sekaligus promosi pariwisata yang ada di Denpasar,” ujarnya.
 
Lebih lanjut dikatakan terpilihnya Indonesia khususnya Bali sebagai tuan rumah IVCA 2018 merupakan suatu kebanggan karena Indonesia merupakan negara pertama di Asia yang menjadi tuan rumah sejak konggres IVCA pertama kali di Grantham, Inggris pada Tahun 1981. Indonesia juga merupakan negara yang memiliki penggemar sepeda tua terbanyak di seluruh dunia.
 
“Sebelumnya rangakain acara IVCA 2018 dibuka kirab estafet trofi IVCA oleh 10 peserta inti dan ratusan penggemar sepeda tua anggota KOSTI. Kirab ini mengambil start di Pantai Anyer, Banten pada 24 Maret 2018 lalu menuju finish di Pantai Matahari Terbit Sanur. Peserta menempuh jarak kurang lebih 1.500 km dan sampai di Kota Denpasar pada tanggal 10 April 2018,” ujarnya.
 
Sementara itu, Kasubag Pengumpulan Informasi dan Publikasi I Wayan Hendaryana mewakili Plt. Walikota Denpasar I GN Jaya Negara mengaku memberikan apresiasi dan berharap ivent ini dapat memberikan peningkatan promosi pariwisata Kota Denpasar. Diharapkan para peserta IVCA dapat menikmati keindahan pantai, pasar, dan kawasan puri sebagai ikon pariwisata Kota Denpasar. Tak lupa juga pihaknya berharap para peserta turut serta dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan kebersihan lingkungan selama pelaksanaan konggres. Disamping itu Pemkot Denpasar juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia IVCA dan komunitas sepeda tua yang telah mempercayai Kota Denpasar sebagai tempat pelaksanaan konggres. 
“Pemkot Denpasar sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan IVCA yang dilaksanakan dengan berbagai rangkaian kegiatan di Kota Denpasar,” ujarnya. 
 
Kirab budaya dengan parade sepeda tua berkeliling kota Denpasar ini akan melintasi sejumlah objek penting di Kota Denpasar. Jika tidak ada perubahan, maka ribuan pesepada dari berbagai negara ini akan memulai parade dari Hotel Grand Bali Beach Sanur  menuju  Jalan Hang Tuah, Jalan Raya Puputan (Monumen Bajra Sandhi)  menuju simpang Empat Sudirman dan  Jalan Diponogoro. Parade dilanjutkan dengan menuju simpang Suci -  Simpang Empat Catur Muka  Denpasar melintasi  jalan  Hayam Wuruk dan kembali menuju ke jalan Hangtuah- Jalan  Bypas Ngurah Rai dan finish  di areal Belakang  Hotel Bali Beach Sanur Denpasar Selatan.