Bali Tribune, Selasa 12 Desember 2017
Diposting : 29 March 2016 16:27
Arta Jingga - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
BUKA – Suasana pembukaan safari gerakan nasional gemar membaca di Kabupaten Tabanan, Senin (28/3),

Tabanan, Bali Tribune

Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya membuka safari gerakan nasional gemar membaca di Kabupaten Tabanan, Senin (28/3), di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan. Program nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah pusat tersebut dihadiri pula oleh anggota komisi X DPR RI Wayan Koster, Kepala Perpustakaan Nasional RI Dra. Hj Sri Sularsih.

Wabup Sanjaya dalam sambutannya menyatakan apresiasinya, karena kegiatan ini memberikan manfaat yang positif bagi peningkatan minat baca masyarakat khususnya di Kabupaten Tabanan. Pihaknya mengakui minat baca anak-anak kita dewasa ini sangat rendah, hal ini disebabkan oleh tidak tersedianya sarana prasarana pendukung serta terlalu majunya teknologi. Pendidikan karakter merupakan fondasi bagi bangsa kita untuk membangun negeri. Jika pendidikan karakter sudah ditanamkan sejak usia dini, maka kearifan lokal yang dimiliki akan tetap bisa dipertahankan. "Pendidikan karakter harus ditanamkan sejak dini seperti membiasakan anak-anak kita untuk membaca, karena dengan membaca kita bisa membuka cakrawala dan melihat dunia," imbuhnya.

Kepala Perpustakaan Nasional RI Dra. Hj Sri Sularsih mengatakan SDM memiliki peran yang sangat penting untuk kemajuan bangsa. Menurutnya Sumber Daya alam yang melimpah, tanpa didukung oleh SDM yang berkualitas tidak akan ada artinya. Karenanya pihaknya berharap potensi yang ada harus diberdayakan semaksimal mungkin. "Suatu negara tidak akan bisa maju apabila hanya mengandalkan sumber daya alam. Jadi dibutuhkan SDM yang berkualitas, dimana membaca merupakan salah satu cara jitu untuk mewujudkannya," ujarnya.

Menurutnya saat ini Indonesia menduduki peringkat 108 di dunia bila dilihat dari segi pendidikan serta pendapatan masyarakatnya. Karena itu masyarakat Indonesia harus bekerja keras agar bisa lebih baik lagi, terlebih saat ini kita bersaing secara global. "Agar bisa bersaing menghadapi persaingan global kita harus membekali diri dengan pengetahuan yang cukup. Masyarakat yang cerdas adalah masyarakat yang mau terus belajar seumur hidupnya. Karena itu, pemerintah pusat terus menggalakkan gemar membaca kepada masyarakat melalui perpustakaan," imbuhnya.

Pihaknya berharap, dengan gemar membaca, masyarakat akan menjadi cerdas dan berwawasan luas sehingga siap menghadapi persaingan global. "Gemar membaca bisa dimulai dari lingkungan keluarga kemudian ke lingkungan sekolah. Kami juga memfasilitasi masyarakat dengan menyediakan fasilitas di perpustakaan," ujarnya.

Sementara Anggota Komisi X DPR RI, Wayan Koster, yang hadir di acara tersebut mengatakan, pihaknya selama ini bercita-cita membangun sebuah perpustakaan khususnya di Bali, dimana perpustakaan tersebut dilengkapi dengan taman baca. jin